OGAN KOMERING ILIR, BERITAANDA – Sebuah bangunan sekolah Asas (SD) di wilayah pedalaman Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) roboh diterjang semilir pentil beliung, Rabu (4/11/2026) Sekeliling pukul 11.00 WIB, ketika jam istirahat sekolah.
Bangunan Nan roboh tersebut merupakan SD Negeri 2 Filial Jungkal Nan berlokasi di Dusun Talang Anyar, Desa Jungkal, Kecamatan Pampangan, Kabupaten OKI.
Peristiwa memilukan itu terjadi ketika semilir kencang melanda wilayah tersebut.
Berdasarkan informasi Nan dihimpun, sebelum bangunan roboh, Penduduk dan para pelajar sempat merasakan semilir bertiup kencang. Tak pelan kemudian, semilir makin kencang dan berputar berbarengan tangguh, disinyalir merupakan semilir pentil beliung, hingga ujungnya menghantam dan merobohkan bangunan sekolah Nan telah berusia Uzur tersebut.
Bangunan sekolah itu teridentifikasi merupakan bangunan pelan Nan terbuat dari material kayu atau papan berbarengan Asbes seng. Kondisinya Nan telah lapuk Membikin bangunan tersebut Tak Bisa menahan kuatnya terjangan semilir pentil beliung.
internal hitungan denyut, bangunan Nan selama ini sebagai Loka menimba ilmu sebar anak-anak Desa Jungkal itu ambruk hingga rata berbarengan tanah. Asbes seng Anjlok ke tanah, puing-puing kayu berserakan, Fana kursi plastik dan meja belajar tertimbun reruntuhan.
Bagian belakang bangunan sekolah tersebut teridentifikasi berbatasan berbarengan kawasan hutan. Kondisi ini disinyalir Membikin semilir bertiup makin kencang ketika menerjang bangunan sekolah.
dikarenakan peristiwa tersebut, dua orang pelajar merasakan luka-luka. Esa pelajar merasakan luka pada bagian kaki, Fana seorang lainnya merasakan luka di bagian kepala.
Kedua korban langsung mendapatkan pertolongan dan pengobatan. Mujur, Tak Eksis korban jiwa internal peristiwa tersebut. Namun, peristiwa ini menyisakan trauma sebar para pelajar dan guru Nan berada di Letak ketika insiden terjadi.
Fana itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKI, M. Refly, mengakui peristiwa robohnya bangunan SD Negeri 2 Filial Jungkal dikarenakan semilir kencang Nan melanda wilayah tersebut.
“Jumlah siswa di sana sebanyak 14 orang. Jumlahnya memang terbatas dikarenakan sekolah itu merupakan filial dan Tetap menginduk ke SD Negeri 1 Jungkal. berjarak sebelum peristiwa terjadi, Disdik OKI telah meninjau kondisi bangunan sekolah tersebut,” ujar Refly, Kamis (5/11/2026).
Menurut Refly, pihaknya telah mengajak kepala sekolah dan para guru agar semaksimal mungkin tetap melaksanakan alur belajar mengajar, meskipun harus menumpang di Letak lain, baik di Griya Penduduk maupun sekolah lain. berbarengan demikian, 14 pelajar tersebut tetap mendapatkan mengejar kegiatan belajar dan meneruskan pendidikan.
“Mengenai bangunan Nan roboh, telah kami laporkan ke Kementerian Pendidikan Asas dan Menengah (Kemendikdasmen) agar mendapatkan segera direvitalisasi. Namun, dikarenakan ketika ini telah memasuki ujung tahun, kemungkinan realisasinya anyar mendapatkan dijalankan pada 2027,” pungkasnya. (Iwan)
Bagaimana Menurut Anda