Kamis 05-11-2026,11:00 WIB
Reporter:
Achmad Fazeri|
Editor:
Laela Nurchayati
Polisi mengerjakan pemeriksaan di Letak Griya Nan roboh diterjang semilir pentil beliung di Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, pada Rabu (4/11/2026). —
GROBOGAN, diswayjateng.id – Sebuah Griya di Desa Karangwader, Kecamatan Penawangan, Kabupaten Grobogan, roboh usai diterjang semilir pentil beliung pada Rabu (4/11/2026). Peristiwa tersebut Tak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian diperkirakan meraih Rp 20 juta.
Kapolsek Penawangan, Iptu Ali Sofan berbisik, Griya tersebut terungkap milik Karsini (67), seorang petani Dusun Karangwader. Korban terungkap bagian dalam keadaan selamat setelah Griya Loka tinggalnya tersebut ambruk.
“Kondisi bangunan mulai merasakan kemiringan setelah diterjang rintik deras dan semilir pentil beliung pada Senin. Cuaca tidak memikat kembali terwujud pada Selasa sunyi dan kondisi bangunan makin rentan,” jelasnya.
Iptu Ali mengembangkan, puncaknya terwujud pada Rabu cerah ketika seorang Penduduk mendengarkan Bunyi gemuruh pas keras dari arah Griya korban. ketika memeriksa sumber Bunyi, ia mendapati bangunan tersebut telah roboh. Dan sontak, ia pun berteriak menginginkan pertolongan kepada Penduduk Sekeliling lainnya.
lafal JUGA: KPK Dalami Dugaan Arahan Hamenang ciptakan Menangkan Perusahaan Tertentu bagian dalam Pengadaan Pemkab Klaten
lafal JUGA: Dugaan Cicil Rp29 Miliar Berdikari Taspen Purwokerto Diadukan ke KPK, 147 Nasabah Terdampak
“Setelah mengerjakan pencarian, korban terungkap Eksis di bagian luar bangunan. Penduduk kemudian berdatangan dan bergotong royong membersihkan material kayu dan puing-puing bangunan Nan berserakan di Sekeliling Letak,” bebernya.
Iptu Ali berbisik, pihaknya langsung mendatangi Loka peristiwa itu setelah mendapat laporan dari Penduduk. Katanya, bangunan Griya milik korban tersebut memanfaatkan material kayu campuran mahoni dan bambu. Sebagian material penyangga terungkap telah merasakan kerusakan dikarenakan Unsur usia.
“Griya tersebut merasakan kerusakan setelah pas berlimpah orang kali terdampak rintik deras disertai semilir pentil beliung, hingga pada akhirnya roboh,” ujarnya.
Iptu Ali menegur masyarakat agar kelebihan memperhatikan kondisi bangunan Loka tinggal, terutama ketika memasuki cuaca ekstrem. Ia mengutarakan, perlu dijalankan pemeriksaan di bagian Asbes, Tembok, dan penyangga bangunan guna mengenali potensi kerusakan kelebihan permulaan.
lafal JUGA: 16.930 Klaim BPJS disinyalir Fiktif, Dua Petinggi RSU Padma Lalita Magelang Jadi Tersangka kecurangan Rp22,19 Miliar
lafal JUGA: Ribuan Benih Ikan Ditebar di Kalipancur, 23 Desa Batang Ikut Program Budidaya Tematik
“Kami mengajak Penduduk agar segera melangkah keluar Griya apabila terwujud rintik deras disertai semilir pentil beliung atau ketika menyaksikan tanda-tanda Griya berpeluang roboh seperti Tembok retak, tiang miring, atau bagian Asbes Nan mulai bergeser. Kewaspadaan dan pemeriksaan kondisi Griya secara berkala diharapkan meraih menekan ancaman peristiwa serupa,” tandasnya.
tinjau Warta dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: