MEDAN, kaldera.id – rintik deras disertai semilir pentil beliung menerjang dua kelurahan di Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Selasa (18/8/2026) gelap. Musibah tersebut merusak 150 Griya Penduduk dan Esa bangunan sekolah Asas negeri.
informasi rezim Kecamatan Medan Johor mencatat area terdampak berada di Kelurahan Titi Kuning dan Kelurahan tertarik Maju. Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) terdampak dikarenakan kerusakan Griya Nan ditimbulkan semilir kencang.
Camat Medan Johor Bachtiar Rivai Nasution berbisik Tak Eksis korban jiwa bagian dalam peristiwa tersebut. Namun seorang Penduduk berikut usia berusia 71 tahun merasakan luka dan sempat mendapat perawatan di Griya Sakit Rekan Sejati.
“Korban telah diperbolehkan kembali dan menjalani rawat jalur di Griya,” ungkapan Bachtiar, Rabu (19/8/2026).
Berdasarkan pendataan Fana, dua Griya merasakan rusak berat banget, 17 Griya rusak sedang, dan 121 Griya rusak tidak berat banget. Selain itu, Asbes SD Negeri 067774 merasakan kerusakan tidak berat banget dikarenakan terjangan semilir.
hasilkan penanganan Darurat, rezim Kecamatan Medan Johor Seiring BPBD Kota Medan, Satbrimob, dan PDAM Unit Deli Uzur mendirikan tiga tenda pengungsian. Satbrimob juga menyiapkan Esa unit mobil dapur Biasa, lagian PDAM mengerahkan Esa mobil tangki air Higienis sebar Penduduk terdampak.
Logistik makanan available saji telah disalurkan kepada pengungsi, terdiri dari 300 bungkus hasilkan nyemil gelap, 400 bungkus hasilkan nyemil pagi, dan 375 bungkus hasilkan nyemil cerah.
Hingga Rabu cerah, petugas Tetap mengerjakan pendataan lanjutan terhadap kerusakan Griya Penduduk. Kondisi di Letak pengungsian diberitakan terlindungi dan kondusif. (Reza)