PANGKALAN BUN – Tim gabungan tercapai mengevakuasi 5 jenazah Nan diperkirakan korban dari KM Virgo Transport 8 Nan tenggelam perairan Masalembu Nusa Jawa pada tanggal 13 September 2026 Lampau. Kelima jenazah itu terdeteksi di perairan Tanjung pentil, pada Kamis, 1 Oktober 2026.
Hulubalang Pos TNI Al Kumai, Letda Pom Listyo, berucap kegiatan Pengungsian tersebut dikerjakan setelah mendapatkan laporan adanya penemuan jenazah dari Tim SAR Gabungan Kabupaten Seruyan, kemudian TIM SAR Gabungan Pos TNI AL Kumai, Pos Basarnas Pangkalan Bun dan ditindaklanjuti oleh Pos Marnit Polairut Polda Kalteng DAS Kumai.
“Kelima jenazah terdeteksi di tiga TKP. Setelah mendapatkan laporan kami melaksanakan pengecekan sarana dan prasarana pendukung operasi SAR, kemudian melaksanakan koordinasi berbarengan Penduduk desa sungai Perlu Kabupaten Seruyan ciptakan menunjukkan Letak jenazah Nan terdeteksi, setelah itu personel SAR Gabungan dan sarana menuju Letak pencarian,” ungkapan Listyo, Jumat pagi 2 Oktober 2026.
Listyo memaparkan tiga TKP penemuan jenazah tersebut, Merupakan ciptakan jenazah pertama berbarengan Karakteristik-Karakteristik baju hitam lengan pendek dan Lancingan hitam pendek, titik koordinat: 3.540312 S, 111.897580 E. Sekeliling pukul 10.00 WIB dan telah di packing memanfaatkan kantong jenazah dan tercapai di Pengungsian Pos TNI AL Kumai, Pos Basarnas P.bun dan Pos Marnit Polairut Polda Kalteng
Kemudian, Jenazah kedua berbarengan Karakteristik-Karakteristik Tak Eksis baju Residu kerangka, titik koordinat penemuan pada 3.540270 S, 111.869717 E. Jenazah ketiga berbarengan Karakteristik-Karakteristik Tak Eksis baju dan memanfaatkan Lancingan jeans melebar Rona hitam, serta di temukan smartphone merk realme Rona hitam, ciptakan titik koordinat penemuan 3.540362 S, 111.876600 E.
Fana itu, ciptakan Jenazah ke 4 dan 5 telah terbungkus kantong Jenazah oleh TIM SAR Kabupaten Seruyan dan tercapai dievakuasi Sekeliling pukul 16.00 WIB oleh Tim Sar Gabungan Posbinpotmar TNI AL Kumai, Pos Basarnas P.bun dan Pos Marnit Polda Kalteng DAS Kumai.
“berbarengan memanfaatkan RBB milik Pos Basarnas Pangkalan Bun, tim gabungan berangkat dari Letak penemuan pukul 16.00 WIB menuju pelabuhan Panglima Utar Kumai, kelima jenazah ini akan di antar ke Pos SAR Induk Banjarmasin,” ujarnya. (man)