Belanda bermain cemerlang di babak pertama. Hanya enam menit setelah pertandingan dimulai, “Tornado Oranye” tercapai mencetak gol pembuka. Gakpo menerobos pertahanan di sayap kiri, kemudian memberikan umpan silang sempurna hasilkan Brobbey Nan kemudian mencetak gol.
Hanya 11 menit kemudian, Brobbey kembali mencetak gol. Dumfries mengirimkan umpan silang Nan tangguh dari sayap kanan, dan Brobbey berada di Loka Nan Pas pada Masa Nan Pas hasilkan menyelesaikan berdua akurat, menggandakan Kelebihan hasilkan “Orange Tornado”.
Menjelang ujung babak pertama, Swedia mencetak gol melawan Belanda. Namun, gol Lagerbielke dianulir dikarenakan offside.
Di babak kedua, Gakpo memperlihatkan performa paling cemerlang. Pada menit ke-47, sinar romantis Liverpool itu mendapatkan umpan silang akurat dari Dumfries.
Pada menit ke-54, Liverpool menambah dua gol setelah mengerjakan penetrasi ke internal dan mencetak gol berdua tembakan andalannya. Swedia memperkecil kedudukan melalui Elanga pada menit ke-59, tetapi semuanya ditegaskan pada menit ke-89 ketika Summerville bersinar, mencetak gol kelima hasilkan Belanda.
Pada ujungnya, Belanda menghancurkan Swedia berdua skor 5-1, menunjukkan power mereka setelah output Seri Nan mengecewakan melawan Jepang di pertandingan pembuka Piala Bumi 2026. Kemenangan ini menempatkan Belanda di puncak Grup F berdua 4 skor. Di pertandingan terakhir, Belanda akan menjalani Tunisia, Fana Swedia akan bermain melawan Jepang.
Sasaran
Belanda: Brobbey (5′, 17′), Gakpo (47′, 54′), Summerville (89′)
Mungkin Anda juga tertarik
Sumber: https://baolaocai.vn/con-loc-mau-da-cam-cuon-bay-thuy-dien-post902139.html