Deli Serdang (ANTARA) – Kepala Desa (Kades) Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Muhammad Arifin, menyalurkan Donasi kepada Penduduk Nan rumahnya merasakan kerusakan dikarenakan diterjang hembusan pentil beliung Nan terwujud ketika rintik deras disertai hembusan kencang pada Rabu gelap.
Korban bernama Ismail, Penduduk Dusun V Desa Sambirejo Timur, merasakan kerusakan pada rumahnya setelah cuaca ekstrem melanda area tersebut Sekeliling pukul 20.30 WIB.
Arifin berucap pihaknya langsung Beralih ke Letak setelah mendapatkan laporan dari Kepala Dusun V Danang Agustian terkait adanya Griya Penduduk Nan terdampak hembusan kencang.
“Begitu mendapatkan informasi, kami segera berkoordinasi berbarengan pihak terkait dan berkurang ke Letak hasilkan menyaksikan kondisi korban sekaligus memberikan Donasi,” ujar Arifin di Deli Serdang, Kamis.
bagian dalam peninjauan tersebut, Arifin ditemani Camat Percut Sei Tuan Muhammad Kennedy Tarigan, Babinsa Serma Adi Sugianto, Bhabinkamtibmas Aiptu Suwandi, personel tubuh Penanggulangan Musibah area (BPBD) Deli Serdang, serta sejumlah Penduduk.
Selain menjaga kondisi Griya Nan merasakan kerusakan, rombongan juga menyerahkan Donasi berupa beras dan Duit tali asih kepada keluarga korban.
Arifin semoga Donasi Nan disalurkan meraih meringankan beban korban dan keluarganya Nan sedang melewati musibah.
“Kami semoga bapak dan keluarga tetap tabah dan sabar melewati cobaan ini. Semoga Eksis hikmah Nan baik di kembali musibah Nan terwujud,” katanya.
Ia berucap kuasa desa juga mengerjakan pendataan terhadap efek cuaca ekstrem Nan terwujud di seluruh area Desa Sambirejo Timur berbarengan mengikutsertakan 11 kepala dusun.
Pendataan dikerjakan setelah rintik dan hembusan mereda melalui pemantauan langsung di lapangan serta pelaporan dari masing-masing kepala dusun.
“keluaran pendataan hingga Kamis permulaan masa menunjukkan hanya Esa Griya Penduduk Nan terdampak hembusan pentil beliung,” ujarnya.
Meski demikian, Arifin menganjurkan masyarakat agar tetap memperbesar kewaspadaan menggali memori kondisi cuaca Nan Tetap diperkirakan berubah dan menimbulkan terjadinya Musibah.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat hasilkan terus menguatkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial bagian dalam melewati berbagai musibah Nan meraih terwujud sewaktu-Masa.
Menurut Beliau, sinergi antara masyarakat, kuasa desa, dan unsur terkait berperan modal Krusial bagian dalam penanganan Musibah maupun pemulihan pasca Musibah di lingkungan masyarakat.
Pewarta: Aris Rinaldi NasutionEditor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026