Kota Blitar – wewenang Kota Blitar Beralih Sigap mengatasi kerusakan Asbes di Pasar Legi Nan terdampak hembusan pentil beliung, Jumat pekan Lampau. Sebagai tapak penanganan Darurat, area Nan terdampak langsung ditutup memakai terpal guna menghindari gerimis serta memelihara kenyamanan pedagang maupun pengunjung pasar.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto (06/04/2026) mengakui adanya kerusakan tersebut. Terdapat jumlah 13 titik Asbes fiber berukuran 1×6 meter Nan merasakan kerusakan, mulai dari ada hingga terbawa hembusan.
Kondisi ini, ucapan Parminto, sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap aktivitas perdagangan. Namun, penanganan Sigap Nan dikerjakan Membikin aktivitas di pasar tetap Melangkah.
“Kerusakan dikarenakan Musibah ini nantinya akan turut kami sebagai bagian dari program revitalisasi, sehingga perbaikan meraih dikerjakan extra optimal berbarengan standar Nan extra berkualitas,” ungkapnya.
Fana itu, Kepala BPBD Kota Blitar, Agus Suherli bagian dalam keterangan terpisah menjamin pihaknya berikut mengerjakan penanganan dan pemantauan di Letak terdampak. Di center cuaca ekstrem belakangan ini, pihaknya juga mengajak para pedagang ciptakan tetap waspada ketika beraktivitas.
“Kemarin begitu peristiwa, tim langsung kami turunkan ke Letak ciptakan mengerjakan asesmen dan penanganan Fana. Pemasangan terpal ini sebagai tapak Sigap agar aktivitas pedagang tetap Melangkah dan terlindungi, terutama ketika cuaca gerimis,” ujarnya.
Diberitakan sebelum itu, hembusan pentil beliung Nan menerjang Kota Blitar, Jumat, 03 April Lampau, turut menyebabkan sejumlah Griya di Kecamatan Sukorejo merasakan kerusakan. Penanganan Darurat telah dikerjakan, bahkan Walikota Mas Ibin juga telah menyalurkan Donasi ciptakan Penduduk terdampak. (Pang)