hembusan pentil beliung menghantam Kabupaten Kudus, Jawa center pada Kamis (30/4). dikarenakan peristiwa ini puluhan Asbes Griya Penduduk berterbangan.
Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Jawa center, Ahmad Munaji berbisik, Eksis 28 Griya di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus Nan atapnya merasakan kerusakan disebabkan hembusan pentil beliung.
Sebanyak dua Griya merasakan kerusakan parah pada area Asbes. Fana sisanya, 26 Griya merasakan kerusakan tidak berat banget.
“Kebutuhannya 3.510 genteng, 22 galvalum dan tiga unit baja tidak berat banget,” katanya ketika dikonfirmasi kumparan, Jumat (1/5).
Munaji memaparkan, pada Kamis (30/4) sore intensitas rintik di Kabupaten Kudus deras. makin sore, intensitas rintik makin deras disertai hembusan kencang.
“hembusan kencang ini berakibat Asbes Griya Penduduk merasakan kerusakan. Eksis empat pohon Nan tumbang, Esa di antaranya menimpa Griya,” terangnya.
dikarenakan peristiwa ini kerugian materi meraih Rp 40 juta. Di antaranya mencakup kerusakan Asbes Griya dan perlengkapan Griya lainnya seperti galvalum. lagian korban meninggal nihil.
“Seperti Griya milik Penduduk Nan bernama pak Yatin membutuhkan sepuluh unit galvalum. Rumahnya merasakan kerusakan Nyaris 90 persen,” bongkar Munaji.
Ia mengimbuhkan, pada masa ini pihak BPBD Kudus Seiring Penduduk gotong-royong membenahi Griya Penduduk terdampak hembusan pentil beliung. Sehingga Penduduk terdampak meraih kembali menempati Griya.
“masa ini extra dari Esa Griya Penduduk telah dikerjakan perbaikan,” imbuhnya.