PANGKALAN BUN – Kepedulian PT. Korintiga Hutani (KTH) Nan kedudukan di Kecamatan Arut Utara (Aruta) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), dirasakan oleh Satuan Tugas (Satgas) Karthutla Balai Taman domestik Tanjung pentil (TNTP) Kobar.
Pada Senin, 21 September 2026, Direktur PT Korintiga Hutani Park Jong Myung, ditemani General Manager PT Korintiga Hutani Rais Sugito, menyambangi Kantor Balai TNTP Kabupaten Kobar lorong. HM. Rafii Pangkalan Bun, hasilkan menyerahkan Donasi kepada Balai TNTP berupa air mineral, beras, bahan bakar minyak (BBM), masker, dan sembako.
“Donasi tersebut merupakan bentuk sokongan terhadap upaya pengendalian karhutla Nan Tetap terjadi di kelebihan dari Esa wilayah khususnya Taman domestik Tanjung pentil,“ ucapan Direktur PT KTH Park Jong Myung.
Kepala Balai Taman domestik Tanjung pentil Yohan Hendratmoko, ketika dikonfirmasi menyetujui pihaknya telah meraih Donasi logistik dari PT KTH.
“Saya mengemukakan apresiasi dan terimakasih kepada PT Korintiga Hutani atas sokongan Nan disampaikan sebagai Bentuk sinergi dan kepedulian Seiring internal menguatkan penanganan karhutla serta merawat kelestarian hutan dan ekosistem di Taman domestik Tanjung pentil,“ ucapan Yohan Hendratmoko.
Menurut Yohan, situasi di Kawasan Taman domestik Tanjung pentil (TNTP) hingga Pekan, 27 September 2026, Tetap berfokus pada penanganan intensif kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta Pengungsian insiden perairan di Sekeliling wilayah penyangga.
Berdasarkan monitoring gabungan hingga pertengahan September 2026, melebar kawasan TNTP Nan terdampak karhutla diperkirakan meraih 4.524 hektare.
“Letak sebaran titik-titik kebakaran teridentifikasi di kelebihan dari Esa resort wilayah konservasi, antara lain Resor Teluk Pulai, Resor Sungai Perlu, Resor Sungai Unit, Resor Pesalat, Tanjung Rengas, dan Pembuang Hulu. Sebagian Akbar area Nan terbakar Ialah lahan gambut berdua kedalaman meraih 0,5 hingga 4 meter, Membikin api rentan membara di bawah permukaan tanah di inti keterbatasan sumber air darat,” ucapnya.
Dikatakan, hasilkan mengakselerasi penanganan pada memasuki darat Nan Susah dijangkau, operasi pemadaman dari udara dioptimalkan memanfaatkan helikopter water bombing jenis Super Puma AS332L Nan telah dikerahkan sejak Selasa, 22 September 2026, melalui koordinasi posko udara di Bandara Iskandar Pangkalan Bun.
inti rehabilitasi Primer seperti Camp Leakey dan Pondok Tanggui dikonfirmasi terjamin. Jarak titik api terpantau Tetap pas berjarak dari feeding website Primer, sehingga populasi orangutan diberitakan belum berakibat langsung.
“Aktivitas wisata susur sungai dan kunjungan alam secara Biasa tetap Melangkah berdua penyesuaian situasional. Pengelola menganjurkan wisatawan dan operator klotok agar senantiasa waspada terhadap pergerakan arah hembusan dan kondisi asap, serta mematuhi arahan petugas demi keselamatan,“ bongkar Yohan Hendratmoko. (man)