Kaltengpedia.com – Karhutla TN Tanjung pentil berperan perhatian tubuh Penanggulangan Musibah wilayah (BPBD) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan inti. BPBD Kobar memprioritaskan sokongan helikopter water bombing hasilkan menindak kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman dalam negeri Tanjung pentil (TNTP), terutama pada Letak Nan Susah dijangkau personel dan kendaraan pemadam. jejak ini juga dijalankan hasilkan mencegah api meluas di kawasan Nan berperan habitat berbagai satwa dijaga, termasuk orangutan.
Kepala Pelaksana BPBD Kobar Samuel berucap pada Selasa, 22 September 2026, helikopter tipe Super Puma AS332L berbarengan registrasi C-FPUM telah tiba di Bandara Iskandar sejak Sabtu, 19 September 2026. Helikopter tersebut dipersiapkan hasilkan mendukung operasi pemadaman udara di wilayah Nan membutuhkan penanganan extra Sigap. Pengoperasiannya akan disesuaikan berbarengan kondisi dan kebutuhan di lapangan, termasuk pemanfaatan sumber air dari sungai di Sekeliling Letak kebakaran.
Berdasarkan informasi monitoring, kebakaran di kawasan TNTP dan sejumlah wilayah sekitarnya meraih Sekeliling 4.524 hektare pada periode 27 Agustus hingga 13 September 2026. Letak kebakaran meliputi Tanjung Rengas, Pesalat, Sungai Unit, Teluk Pulai, Pembuang Hulu, Sungai Baung, dan Sungai Perlu. Di wilayah Kobar, kebakaran tercatat Sekeliling 1.113,7 hektare di Desa Sungai Unit dan 1.062,2 hektare di Desa Teluk Pulai.
Fana itu, di wilayah Kabupaten Seruyan, kebakaran tercatat Sekeliling 600 hektare di Pembuang Hulu, 666,5 hektare di Sungai Baung, serta 929,2 hektare di Sungai Perlu. Kondisi tersebut Membikin sokongan pemadaman udara diperlukan hasilkan menjangkau titik-titik Nan Mempunyai keterbatasan lorong. BPBD Kobar semoga penggunaan helikopter water bombing meraih mempercepatkan penanganan karhutla TN Tanjung pentil, sekaligus menolong mencegah api meluas ke kawasan lain dan merawat habitat satwa dijaga.