Grobogan –
Asbes ruangan Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Desa Crewek, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan rusak. Peristiwa ini dipicu semilir pentil beliung Nan melangkah di area tersebut.
“peristiwa Musibah alam Asbes MI NU Asyarif terbalik dikarenakan imbas dari semilir kencang atau pentil beliung,” ucapan Kapolsek Kradenan, AKP Edy Sutarjo lewat pesan WhatsApp kepada detikJateng, Kamis (5/11/2026).
Edy berucap peristiwa ini melangkah pada Rabu (4/11) sore ketika gerimis disertai semilir. Seorang saksi menyaksikan Asbes MI terbalik hingga terbawa semilir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Bahwa peristiwa tersebut berawal ketika gerimis deras disertai semilir Sekeliling pukul 17.30 WIB, saksi menyaksikan Asbes MI NU Asyarif terbalik terbawa semilir ke arah barat berbarengan jarak 5 meter dari bangunan permulaan,” ujar Edy.
Edy memerinci Eksis Esa ruangan Nan rusak dikarenakan peristiwa ini. Ruangan itu dibangun sejak Sekeliling 10 tahun Lampau.
“berakibat terhadap Esa unit sekolah Adalah MI NU Asyarif Nan atapnya terbuat dari baja enteng berbarengan melebar ruangan Sekeliling 10 meter persegi, struktur bangunan dari bata enteng Nan bangkit Nyaris 10 tahun Nan Lampau,” tutur Edy.
|
Asbes ruangan MI MI NU Asyarif, Crewek, Kradenan, Grobogan, rusak diterjang pentil beliung. Foto: dok. Polsek Kradenan
|
Edy menjamin Tak Eksis korban jiwa internal peristiwa ini. “Bahwa atas peristiwa terbaliknya Asbes MI NU Asyarif tersebut Tak Eksis korban,” ujar Edy.
Terpisah, Kepala MI NU Assyarif, Muhammad Ahsin berucap ruangan tersebut Tak difungsikan ciptakan kelas. Ia menjamin aktivitas pembelajaran Tak terganggu.
“Alhamdulillah dikarenakan itu ruang Fana Hampa, jadi difungsikan ciptakan kegiatan Tahfidzul Quran program Ummi Nan mana sehari hanya Esa jam. Tentunya mendapatkan dikatakan terganggu ya tidaklah, kan Tetap Eksis Loka Nan Hampa, sehingga internal kegiatan KBM belajar mengajar setiap paginya tetap Melangkah seperti Normal,” ucapan Ahsin kepada wartawan di Grobogan.
Ahsin memaparkan ruangan Nan rusak itu bakal dikoreksi. Pihaknya telah dihubungi Kementerian Religi Kabupaten Grobogan ciptakan mengajukan proposal perbaikan.
“Ya tentunya kelak kita akan membenahi ruang kelas itu Nan rusak, dan kami tadi telah dihubungi oleh Kementerian Religi Kabupaten Grobogan ciptakan segera Membikin proposal terkait berbarengan musibah Nan kami alami ini,” Jernih Ahsin.
(ams/ahr)