Views: 71
SIMALUNGUN, JAPOS.CO – kuasa Kabupaten (Pemkab) Simalungun Beralih Sigap mendukung Penduduk Nan terdampak Musibah hembusan pentil beliung di Nagori Karang Rejo, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Melalui tubuh Penanggulangan Musibah wilayah (BPBD) Seiring Dinas Sosial Kabupaten Simalungun, Donasi disalurkan kepada Penduduk terdampak pada Kamis (17/9/2026).
Donasi berupa seng, set sembako, dan tali asih tersebut disampaikan kepada dua keluarga Nan rumahnya merasakan kerusakan dikarenakan diterjang hembusan pentil beliung, masing-masing keluarga Ustad Wajir Candiago dan Supardi. internal peristiwa tersebut Tak diberitakan adanya korban jiwa.
Kepala BPBD Kabupaten Simalungun, Budiman Silalahi, disertai Kepala Dinas Sosial Osnidar Marpaung, mengemukakan salam serta Selera prihatin Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih kepada keluarga korban.
“Bapak Bupati turut merasakan apa Nan Bapak dan keluarga alami. Donasi ini memang belum sepenuhnya menggantikan kerugian, namun diharapkan meraih meringankan beban sekaligus sebagai penyemangat distribusi keluarga hasilkan kembali tumbuh lagi,” ujar Budiman ketika menyerahkan Donasi mewakili Bupati.
Selain menyerahkan Donasi, Budiman menegur masyarakat agar memperbesar kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem Nan meraih sewaktu-Masa terwujud.
“Segera hubungi kuasa setempat atau BPBD apabila terwujud kondisi Nan membahayakan,” imbaunya.
Mewakili keluarga korban, Ustad Wajir Candiago mengemukakan apresiasi dan raih kasih atas perhatian serta Donasi Nan disampaikan Pemkab Simalungun.
“Donasi ini sangat berarti distribusi kami. Semoga Bapak Bupati senantiasa disampaikan kesehatan dan power internal memimpin Simalungun,” katanya.
Penduduk Sampaikan Aspirasi Kerusakan Irigasi
internal kesempatan tersebut, Pangulu Nagori Karang Sari, Yuda Muspianto, disertai Camat Gunung Maligas Ayu Rukiyah Nasution, turut mengemukakan aspirasi masyarakat terkait kerusakan koneksi irigasi dikarenakan longsor di Huta I Nagori Karang Sari.
Kerusakan koneksi irigasi tersebut dikhawatirkan mengganggu pasokan air hasilkan lahan pertanian Penduduk Nan meraih ratusan hektare. Kondisi ini sebagai perhatian dikarenakan keberlangsungan pengairan sangat terkait berdua aktivitas dan output pertanian masyarakat.
“Kami memohon perhatian Bapak Bupati agar irigasi meraih segera dikoreksi, sehingga kebutuhan air para petani kembali terpenuhi,” cita Yuda.
Pemkab Simalungun mengatakan komitmennya hasilkan terus hadir di inti masyarakat, termasuk internal penanganan pascabencana serta menindaklanjuti kebutuhan Penduduk terhadap fasilitas Biasa Nan terdampak.
Penyaluran Donasi tersebut diharapkan Tak hanya meringankan beban keluarga Nan terdampak Musibah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kuasa internal mempercepatkan alur pemulihan masyarakat dan lingkungan pascabencana. (Rd)
Views: 71