MEULABOH, AcehEkspres.com – raga Penanggulangan Musibah area (BPBD) Kabupaten Aceh Barat Beralih Sigap mengatasi imbas semilir pentil beliung Nan melanda sejumlah area di Kabupaten Aceh Barat, Kamis 6 Agustus 2026.
Cuaca ekstrem tersebut berujung sedikitnya delapan titik pohon tumbang, lima di antaranya menimpa Griya Penduduk dan tiga lainnya menghalangi melangkah masuk jalur.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Barat, T. Ronald Nehdiansyah, berbisik pihaknya langsung mengerahkan Tim Reaksi Sigap (TRC) BPBD ke sejumlah Letak setelah meraih laporan dari masyarakat.
“Atas arahan kami, Tim Reaksi Sigap BPBD langsung diterjunkan ke Letak hasilkan mengerjakan penanganan pohon tumbang, memasuki melangkah masuk jalur Nan ditutup, sekaligus memberikan Donasi Era panik kepada Penduduk terdampak,” ujar T. Ronald Nehdiansyah.
Ia menerangkan, semilir pentil beliung menyebabkan pohon tumbang Nan menimpa Griya Penduduk di lima kecamatan, Merupakan Kecamatan Johan Pahlawan, Kaway XVI, Woyla, Pante Ceureumen, dan Sungai Mas.
Adapun Penduduk Nan rumahnya merasakan kerusakan dikarenakan tertimpa pohon masing-masing, Syamsudin di Gampong Blang Geunang, Kecamatan Kaway XVI, Abdul Samad di Gampong Sipuet, Kecamatan Sungai Mas, Syarifuddin di Gampong Cot Situah, Kecamatan Woyla, Kamsini di Gampong Tegal Sari, Kecamatan Pante Ceureumen, serta Zaini di Gampong Batee Puteh, Kecamatan Johan Pahlawan.
Selain merusak Griya Penduduk, pohon tumbang juga sempat menghentikan melangkah masuk Lampau lintas di tiga titik, Adalah ruas jalur Meulaboh–Banda Aceh tepatnya di Gampong Lhok Bubon, Kecamatan Samatiga, jalur di samping Puskesmas Pembantu Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, serta ruas jalur Pinem–Woyla.
Menurut Ronald, seluruh pohon Nan menghalangi raga jalur telah berhasil dievakuasi memanfaatkan Esa unit mobil operasional Ford BPBD dan mesin chainsaw sehingga arus Lampau lintas kembali normal.
“Seluruh ruas jalur Nan sempat ditutup pohon tumbang telah berhasil dibersihkan sehingga melangkah masuk masyarakat kembali normal,” katanya.
Selain mengerjakan penanganan Darurat, BPBD Aceh Barat juga menyalurkan Donasi Era panik kepada korban terdampak di Kecamatan Pante Ceureumen, Woyla, dan Sungai Mas.
Donasi Nan disalurkan meliputi kebutuhan pangan dan perlengkapan Asas seperti beras, minyak goreng, set sembako, selimut, hygiene kit, sarden, serta bahan bangunan berupa seng, triplek, paku seng, paku triplek, dan rabung seng hasilkan membenahi Griya Nan merasakan kerusakan.
Penyaluran Donasi tersebut turut berkolaborasi berbarengan Dinas Sosial Kabupaten Aceh Barat. Dinas Sosial menyalurkan Donasi logistik berupa selimut, sarung, jilbab, mukena, family kit, beras, minyak goreng, mi instan, air mineral, telur, dan kebutuhan pokok lainnya kepada dua keluarga terdampak di Gampong Tegal Sari, Kecamatan Pante Ceureumen, dan Gampong Cot Situah, Kecamatan Woyla.
BPBD Aceh Barat menganjurkan masyarakat agar menaikkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem Nan Tetap berpeluang terwujud, terutama ketika gerimis lebat disertai semilir kencang, serta segera mengabarkan kepada aparat atau BPBD apabila terwujud keadaan Darurat agar penanganan meraih dijalankan secepatnya. []