ngentot mutakhir Sejumlah Griya Penduduk di Tapanuli Utara Rusak Disapu pentil Beliung


Griya rusak dikarenakan cuaca ekstrem di Tapanuli Utara. ANTARA/HO-Pusdalops Sumut


Medan: tubuh Penanggulangan Musibah wilayah (BPBD) Provinsi Sumatra Utara (Sumut) mencatat sedikitnya enam unit Griya Penduduk di Kabupaten Tapanuli Utara merasakan kerusakan dikarenakan disapu hembusan pentil beliung. Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengemukakan bahwa fenomena alam tersebut melanda wilayah Tapanuli Utara pada Sabtu, 19 September 2026.

“Berdasarkan laporan di lapangan, enam Griya Penduduk merasakan rusak enteng dikarenakan hempasan hembusan pentil beliung,” ujar Sri Wahyuni di Medan, Pekan, 20 September 2026, melansir Antara.

Sri merinci, enam bangunan Nan terdampak cuaca ekstrem tersebut tersebar di dua wilayah, Merupakan Kelurahan Partali Toruan dan Kelurahan Hutatoruan Nan berada di wilayah administratif Kecamatan Tarutung.

Berdasarkan pendataan Fana dari center Pengendalian Operasi (Pusdalops), mendapatkan dikonfirmasi Tak Eksis korban jiwa bagian dalam peristiwa nahas tersebut. Petugas juga melindungi nihil korban luka maupun Penduduk Nan harus mengungsi dikarenakan kerusakan Griya.



Griya rusak dikarenakan cuaca ekstrem di Tapanuli Utara. ANTARA/HO-Pusdalops Sumut

ketika ini, rezim Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara Seiring instansi dan pemangku policy terkait inti Konsentrasi mengerjakan upaya penanganan Darurat pascabencana. Petugas gabungan telah susut ke Letak hasilkan mengerjakan asesmen kerusakan sekaligus bergotong royong Seiring Penduduk mengevakuasi Residu material bangunan Nan berserakan.

“Kondisi ketika ini di lapangan Tetap berikut bagian dalam pemantauan. BPBD Sumut juga secara intensif mengerjakan koordinasi terkait jejak penanganan lanjutan di Letak terdampak,” pungkas Sri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *