Ciamis, Beritasatu.com – semilir pentil beliung menerjang dua kecamatan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, pada Jumat (6/11/2026) petang. dikarenakan peristiwa tersebut, sebanyak 48 Griya Penduduk dan dua pondok pesantren merasakan kerusakan, terutama pada bagian Asbes bangunan.
Tak Eksis korban jiwa internal peristiwa ini. Namun, kerugian material diperkirakan meraih puluhan juta rupiah.
Dua wilayah Nan terdampak Ialah Kecamatan Rancah dan Rajadesa. Desa Giriharja, Kecamatan Rancah, sebagai tidak akurat Esa Letak berbarengan efek paling parah. semilir kencang Membikin genteng dan bagian Asbes Griya Penduduk beterbangan sehingga menyebabkan kepanikan.
Pantauan Beritasatu.com di Letak pada Sabtu (7/11/2026), Penduduk Seiring petugas gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait Tetap mengerjakan pembersihan serta perbaikan Griya Nan rusak. Penduduk juga memasang terpal pada bagian Asbes Nan rusak hasilkan mencegah air rintik melangkah masuk ke internal Griya Kalau terjadi rintik susulan.
ADVERTISEMENT
tidak akurat seorang Penduduk, Dian Rina (44), berucap dirinya dan keluarga sempat panik ketika menyaksikan genteng Griya beterbangan dikarenakan terjangan semilir kencang. Menurutnya, peristiwa serupa mutakhir kembali terjadi setelah wilayah tersebut merasakan musim kemarau lebar.
“ketika peristiwa itu rintik deras disertai semilir kencang. Asbes Griya terbang dikarenakan kencangnya semilir. Griya gua bagian atapnya juga rusak, dan ketika ini Tetap dikoreksi,” ujar Dian Rina.
Kapolres Ciamis AKBP Eko Iskandar mengemukakan, berdasarkan pendataan Fana, terdapat 48 Griya Penduduk dan dua pondok pesantren Nan merasakan kerusakan enteng, terutama pada bagian Asbes bangunan.
menggali memori potensi cuaca ekstrem Tetap besar di Kabupaten Ciamis dan sekitarnya, masyarakat diimbau memperbesar kewaspadaan, terutama ketika rintik deras disertai semilir kencang. Penduduk Nan tinggal di tidak terpencil pohon Akbar atau bangunan semipermanen juga disarankan mencari Loka berlindung Nan extra terlindungi ketika cuaca memburuk.