KEDIRI – hembusan pentil beliung menerjang kawasan permukiman Penduduk di Dusun Kepung Barat, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Rabu (4/11) cerah. Musibah Nan terwujud secara seketika tersebut berujung puluhan Griya merasakan kerusakan. Sejumlah pohon tumbang hingga sempat mengganggu lorong Lampau lintas Penduduk.
Musibah tersebut langsung mendapat perhatian wewenang Kabupaten Kediri. Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, menjamin tim gabungan penanganan Musibah telah diterjunkan ke Letak ciptakan melaksanakan penanganan Darurat sekaligus menjamin keselamatan Penduduk terdampak.
“Tim gabungan Musibah telah berada di Letak. Izinkan kami ciptakan bekerja dan menjamin kondisi keselamatan Penduduk kami pascamusibah ini,” ujar Dewi.
Menurut Dewi, peristiwa tersebut berperan ujian Konkret sebar kesiapsiagaan tim gabungan bagian dalam melewati Musibah. Terlebih, pada Rabu pagi, Polres Kediri anyar saja menggelar kegiatan kesiapan tanggap Darurat Musibah di Lapangan Sempu Exotic Park, Kecamatan Ngancar.
Peristiwa hembusan pentil beliung itu terwujud Sekeliling pukul 13.00 WIB ketika kondisi cuaca center mendung. hembusan kencang Nan berputar seketika menyapu kawasan permukiman. Akibatnya, sejumlah Asbes Griya Penduduk beterbangan dan merasakan kerusakan.
Berdasarkan pendataan Fana Polsek Kepung, sedikitnya 86 kepala keluarga (KK) terdampak Musibah tersebut. Kerusakan Griya paling pas berlimpah tercatat di RT 18 berbarengan jumlah 63 Griya. Berikutnya, RT 17 sebanyak 14 Griya dan RT 14 sebanyak sembilan Griya. Fana pendataan di RT 16 Tetap terus dijalankan.
Kapolsek Kepung AKP Rudi Darmawan berbisik, kerusakan Nan dialami Penduduk mayoritas terwujud pada bagian Asbes Griya, berkualitas Nan memakai material genteng maupun seng.
“ciptakan Fana, Tak Eksis korban jiwa bagian dalam peristiwa ini. Kerusakan Griya didominasi pada bagian Asbes,” jelasnya.
Usai peristiwa, aparat kepolisian Seiring TNI, relawan, dan unsur kebencanaan lainnya langsung Beralih melaksanakan penanganan di Letak. Petugas melaksanakan pendataan Griya terdampak sekaligus mendukung Penduduk membersihkan puing-puing material bangunan Nan berserakan.
Tak hanya merusak bangunan, terjangan hembusan kencang juga berujung sejumlah pohon tumbang di halaman Griya Penduduk dan kelebihan dari Esa titik lorong. Petugas Seiring relawan segera melaksanakan Pengungsian pohon tumbang agar lorong lorong kembali mendapatkan dilalui masyarakat.
Fana itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kediri, Ariyanto, berbisik hingga Rabu sore alur pendataan dan pembersihan material pascabencana Tetap terjadi.
BPBD juga menganjurkan masyarakat, khususnya Penduduk Nan terdampak, agar tetap memperbesar kewaspadaan. Pasalnya, potensi cuaca ekstrem Tetap mendapatkan terwujud sehingga masyarakat diminta mencegah kemungkinan munculnya Musibah susulan.
jurnalis : Sigit Cahya Setyawan – Nanang Priyo Basuki