JAKARTA (Lentera) – semilir pentil beliung menerjang Kabupaten Bandung Barat. raga Penanggulangan Musibah wilayah (BPBD) Jawa Barat mencatat Eksis 529 Griya terdampak.
Juru berbisik BPBD Jawa Barat, Hadi Rahmat, berbisik semilir pentil beliung menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Padalarang pada masa Senin kemarin. Laporan informasi Griya terdampak awalnya Eksis 520, kemudian bertambah sebagai 529 rubah.
“ciptakan desa, Nan paling terdampak ini di desa padalarang ini Eksis 398 Griya terdampak. berdua volume kerusakan beratnya juga Eksis 98 unit kerusak beban, 161 rusak sedang, dan 139 rusak enteng,” ujar Hadi melansir RRI, Rabu, 28 Oktober 2026.
Selain Griya Penduduk, Hadi berbisik, semilir pentil beliung juga berpengaruh pada sejumlah fasilitas Biasa. Fasilitas Nan terdampak meliputi masjid, kantor kelurahan, dan bangunan operasional desa.
Ia juga mengabarkan Esa orang merasakan luka enteng dikarenakan peristiwa tersebut. Hingga laporan disampaikan, Hadi menyebut, Penduduk Nan rumahnya merasakan kerusakan beban belum diposisikan di Letak pengungsian terpusat.
Hadi menyebut lumayan melimpah orang tapak telah dijalankan BPBD Provinsi ciptakan mendukung penanganan korban Nan terdampak semilir pentil beliung. Ia berbisik lumayan melimpah orang Donasi telah dihantarkan seperti terpal dan Donasi logistik makanan.
Ia menghimbau masyarakat mengawasi informasi peringatan permulaan melalui berbagai saluran komunikasi. Hadi berbisik, Informasi mendapatkan didapatkan melalui media sosial, grup WhatsApp, serta app Sapa Penduduk.
Masyarakat dihimbau ciptakan berlindung di bangunan kokoh ketika semilir kencang terwujud. Penduduk diminta mencegah pohon dan papan reklame dikarenakan rawan membahayakan keselamatan ketika cuaca tidak menggoda. (*)
Editor: Lutfiyu Handi