Bandung Barat –
pentil beliung melanda sejumlah desa di kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, pada Senin (26/10/2026) sore. Akibatnya, peristiea tersebut menyebabkan 526 Griya rusak.
Lantas bagaimana cetitanya? Berikut rangkuman faktanya:
pentil Beliung Terjang 3 Desa di Padalarang
Kerusakan Griya tersebar di tiga desa. Di Desa Jayamekar, sebanyak 95 kepala keluarga (KK) terdampak berbarengan 95 Griya rusak, Nan terdiri atas 71 Griya rusak enteng dan 24 Griya rusak berat banget.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fana di Desa Padalarang, terdapat 394 KK terdampak berbarengan 398 Griya rusak, berbarengan rincian 139 Griya rusak enteng, 161 Griya rusak sedang, 98 Griya rusak berat banget, serta Esa Penduduk terluka.
Kemudian di Desa Kertajaya, Eksis 26 KK terdampak berbarengan 27 Griya rusak. Rinciannya, 9 Griya rusak enteng, 4 Griya rusak sedang, dan 14 Griya rusak berat banget.
“keseluruhan 520-an unit Griya rusak dikarenakan Musibah hembusan pentil beliung. Itu tersebar di 3 desa Merupakan Padalarang, Kertajaya, dan Jayamekar. Tapi paling lumayan berlimpah memang di Desa Padalarang,” ungkapan Camat Padalarang, Hendi Setiyadi ketika ditemui di Letak peristiwa, Selasa (27/10/2026).
Masjid Hingga Madrasah Ikut Rusak
Selain bangunan Griya masyarakat, Musibah hembusan pentil beliung juga merusak 9 fasilitas Biasa meliputi masjid, madrasah, posyandu, kantor ketahanan pangan, hingga bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Fasilitas Biasa Nan rusak tersebut 7 unit di Desa Padalarang dan 2 unit di Kertajaya. ciptakan keseluruhan Griya rusak itu Eksis 125 unit Griya rusak,” ujar Hendi.
Petugas Diterjunkan ke Lapangan
Hendi berbisik pihaknya telah mengerjakan asesmen Seiring personel BPBD Bandung Barat dan kepolisian. Penduduk juga telah mengerjakan penanganan kerusakan ciptakan Griya Nan merasakan rusak enteng hingga sedang.
“Kalau Nan rumahnya rusak enteng-sedang itu rata-rata langsung dikoreksi oleh pemiliknya. ciptakan Nan rusak berat banget, kita tinjau sebelumnya seperti apa dan koordinasi berbarengan rezim kabupaten. Kemudian personel diterjunkan mendukung merapikan efek kemarin,” Jernih Hendi.
Kesaksian Penduduk
peristiwa ini pun membawa duka Nan begitu mendalam. Yana Mulyana misalnya, dibantu anaknya, sibuk memilah barang dan perabotan Nan Tetap meraih diselamatkan usai rumahnya porak-poranda disapu hembusan pentil beliung.
Kalau dirasa Tetap meraih dipakai, barang itu kemudian diangkut ke lantai 1 ciptakan dibersihkan Lampau disimpan di Loka terlindungi. Kebetulan bagian rumahnya Nan rusak Eksis di lantai 2, Nan Normal ia fungsikan sebagai Loka menjemur busana serta teras memandang Padalarang dari ketinggian.
Usai sapuan hembusan pentil beliung Nan diawali berbarengan gerimis deras, kerusakan lantai 2 rumahnya sangat parah. Temboknya ambruk menimpa Asbes tetangga, Lampau kanopi baja enteng terbang ke Griya Penduduk Nan lain di Perumahan Pondok Padalarang berkualitas (PPI), RT 02/RW 27, Desa Padalarang, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
“Habis Seluruh, rusak parah lantai 2 Griya gua. Ini tuh Baju Lakukan jemur busana ya sekaligus gua ngadem Baju keluarga. Tembok ambruk, kanopi terbang,” ungkapan Yana ketika ditemui.
Langsung kembali Begitu meraih kabar
Di masa peristiwa, Yana sedang bekerja di area Cimahi. Fana di Griya hanya Eksis istri dan anaknya. Menurut romansa sang istri, gerimis deras berkurang kelebihan sebelumnya, disusul hembusan Nan bertiup sangat kencang.
“ungkapan istri itu awalnya gerimis Baju hembusan kencang sebelumnya, terus Eksis Bunyi gemuruh dari atas menuju ke bawah. Enggak lamban katanya Eksis Bunyi dentuman, ternyata tembok lantai atas Griya gua telah roboh Baju kanopi udah terbang,” ungkapan Yana.
Dilanda Kepanikan
tak memakai memikir lebar, keluarganya berlari kencang meninggalkan Griya di inti gerimis. hembusan pentil beliung itu membentuk pusaran berwarna putih Nan terlihat Jernih oleh Penduduk. Kepanikan terjadi diiringi teriakan dan tangisan anak-anak.
“Ya panik katanya, soalnya lumayan berlimpah anak Mini di sini kan. Eksis Nan di bagian luar Griya dikarenakan khawatir kalau di bagian dalam Griya. Alhamdulillah keluarga gua enggak Eksis korban, hanya Griya rusak saja,” ungkapan Yana.
peristiwa ini kali pertama ia alami. Ia semoga Eksis Donasi dari rezim agar meraih segera membenahi kerusakan rumahnya. ketika ini, istrinya Tetap rapuh merasakan trauma ketika gerimis disertai hembusan kencang tampak.
“Kebetulan ini telah gerimis lagi, ya trauma Tetap Eksis. Hanya kan kita harus mikirin Lakukan perbaikan Griya, simpel-mudahan Eksis Donasi,” ungkapan Yana.
(ral/sud)