Sebanyak 25 Griya, di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat (Jabar), rusak ditiup hembusan pentil beliung, pada Senin, 26 Oktober 2026. dikarenakan peristiwa tersebut, sejumlah Griya terdampak merasakan kerusakan berdua kategori sedang hingga beban.
Penduduk di Letak peristiwa menyebut peristiwa bermula dari gerimis Nan mengguyur kawasan tersebut. Awalnya gerimis berkurang berdua intensitas Mini. pelan sebagai deras. Turunnya gerimis juga dibarengi berdua hembusan kencang, sehingga mulai merusak sejumlah Griya Penduduk.
“Anginnya mutar, hembusan tuh. berikut mulai mengenai Griya gitu ya. Ini aja kami memasuki ke bagian dalam Griya. Semuanya hancur, Rembes,” ujar Nunung Tursini, Penduduk Kecamatan Padelarang, dikutip dari tayangan Metro cahaya Metro TV, 27 Oktober 2026. ,metr
Nunung juga menyebut hembusan pentil beliung menyebabkan kerusakan pada sejumlah perabotan dan plafon rumahnya.
“Ya paling Griya di atas, berikut ini Loka rehat ya, plafon-plafon kayak gini Seluruh rusak,” konfirmasi Nunung.
Peristiwa ini juga menyebabkan sejumlah Penduduk merasakan luka enteng. Fana Penduduk lainnya mengungsi ke Loka Nan extra terlindungi. Terjangan hembusan kencang juga menerbangkan Asbes Griya Penduduk, bahkan merobohkan sejumlah bangunan.
Hingga ketika ini, rezim Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat Tetap mendata efek Musibah Nan tersebar di sejumlah titik di Kecamatan Padalarang.
Pemkab Bandung Barat juga mengajak masyarakat hasilkan menaikkan kewaspadaan melewati musim penghujan, terutama terhadap potensi hembusan kencang dan cuaca ekstrem Nan mendapatkan membahayakan keselamatan Penduduk.
(Lutfia Azzahra)