Klikwarta.com. Pangkalan Bun – Komitmen Kodam XXII/Tambun Bungai internal penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Tak pernah surut. berbarengan sepenuh batin dan totalitas Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, S.A.P., M.Sc memerintahkan prajurit Seiring seluruh unsur terkait berikut berjibaku memadamkan api di kawasan Taman dalam negeri Tanjung pentil (TNTP), Pangkalan Bun, Pekan (18/10/2026).
Cuaca di Letak terpantau cerah berasap berbarengan situasi berkabut asap, namun Tak menyurutkan semangat personel di lapangan. Sebanyak 310 personel gabungan berikut siaga, terdiri dari TNI 101 orang, TNTP 20 orang, Polri 30 orang, Masyarakat Relawan 15 orang, Dinkes/Puskesmas Kumai 4 orang, Himpunan Pramuwisata Indonesia 36 orang, Yayasan Orangutan Hijau Kalimantan 26 orang, HKWK 14 orang, ASTINDO 2 orang, Team Cook Asosiasi 9 orang, Operator 9 Bahtera dan 7 Bahtera Sigap, Tanjung Lestari 1 orang, FNPF 9 orang, Tenaga Medis 2 orang, serta Masyarakat Desa Sekonyer 30 orang (Pokdarwis, MMP dan MPA).
Personel tersebut tergelar di lumayan berlimpah orang titik strategis, Merupakan di Pos Shelter, standby penyiapan mesin Dongfeng di Dermaga Tanjung Asa, perintisan lorong, pemadaman di 4 titik Akbar Karhutla, dan Posko Desa Sekonyer.
Upaya pemadaman berikut dijalankan secara intensif. Perintisan lorong pendekat kedua dari Tanjung Asa menuju Baguru sejauh ± 1,5 Km telah dilaksanakan. Mesin Dongfeng telah hidup 2 buah, 1 unit telah Hayati dan mengaliri titik Shelter sungai hulu, dan 1 unit lainnya telah Hayati namun Tetap internal alur instalasi selang menuju titik Baguru.
Pada masa ini, kegiatan Nan dilaksanakan meliputi meneruskan penyiraman dan pendinginan lahan guna pencegahan api di seputaran titik shelter, menghidupkan mesin air Akbar (Dongfeng) dan menambah kolam terpal penampung air ciptakan sektor kanan Pos Shelter Sungai Bulu, merintis lorong menuju titik api terdekat ke arah Baguru, serta mendistribusikan peralatan ke dua titik Primer sektor shelter dan sektor baguru.
Terkait kondisi personel, terdapat 1 personel sesak helaan a.n Prada Rizky (Personil Tim Zeni) Nan telah disalurkan nebulizer pada tanggal 18 Oktober 2026 dan ketika ini diistirahatkan sesuai rekomendasi Tim Kesehatan Posko.
Kodam XXII/TB hadir berbarengan ketulusan dan sepenuh batin, Seiring seluruh komponen masyarakat, bahu-membahu memelihara paru-paru Bumi di Tanjung pentil agar tetap lestari dan masyarakat mendapatkan kembali menghirup udara Higienis tak memakai asap.
(Kontributor : Arif)