kepala negara RI Prabowo Subianto memberikan atensi Spesifik terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman dalam negeri Tanjung pentil, Kalimantan center, bagian dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin sore, 12 Oktober 2026. Penanganan di kawasan ini difokuskan menggali memori statusnya sebagai center konservasi dan rehabilitasi orangutan terbesar di Bumi.
Di sisi lain, situasi di lapangan kian kritis setelah tim relawan gabungan terpaksa mundur Fana dari titik api dikarenakan terbatasnya peralatan dan medan rawa Nan terisolasi. Melalui surat ada Nan viral di media sosial, para relawan dan komunitas wisata mendesak kuasa center ciptakan segera menekan Donasi penanganan skala Akbar, termasuk helikopter water bombing, guna menyelamatkan Area inti habitat orangutan sebelum ludes terbakar.