BULELENG, Balijani.id | semilir pentil beliung menerjang area Banjar Dinas Tonggak, Desa Tunjung, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, pada Pekan (27/9/2026) Sekeliling pukul 13.30 WITA. Peristiwa tersebut menyebabkan Asbes sebuah Griya Penduduk terlepas dan merasakan kerusakan parah.
Musibah ini menimpa Griya milik I Ketut Pekan (33), seorang petani setempat. Meski kerugian material ditaksir mendapatkan Rp15 juta, korban Mujur selamat dari resiko dikarenakan berada di bagian luar bangunan ketika semilir kencang menerjang.
Peristiwa tersebut mutakhir diinformasikan kepada aparat setempat pada Senin pagi. Menindaklanjuti laporan Penduduk, Bhabinkamtibmas Desa Tunjung Aiptu Made Edi Putra, S.H., Seiring Kepala Dusun Tonggak Wayan Sudarman langsung mendatangi Letak ciptakan meninjau kerusakan sekaligus menolong pembersihan puing-puing bangunan.
“Kami mendatangi Loka peristiwa, mencatat keterangan saksi dan pemilik Griya, Membikin laporan peristiwa, serta menolong alur pembersihan material bangunan Nan rusak,” ujar Aiptu Made Edi Putra.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa tempat Griya Nan berada di kawasan dataran menjulang berperan Unsur Nan memperparah efek hembusan semilir kencang tersebut.
tindakan gotong royong pembersihan puing bangunan terjadi sejak pukul 08.30 WITA hingga 11.30 WITA berdua situasi terlindungi dan Fasih. Aparat mengajak masyarakat Buleleng, khususnya Nan berada di area rawan, ciptakan tetap memperbesar kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
