Ringkasan Warta:
- Musibah semilir pentil beliung menerjang Kecamatan Karang anyar di Aceh Tamiang pada Jumat gelap
- Peristiwa tersebut merusak sejumlah Griya Penduduk dan fasilitas Biasa di Kampung Sukajadi dan Kampung Bundar
- Penduduk terdampak seperti Supika dan Mariah memberitakan kerusakan beban pada Asbes Griya dan bangunan Huntara
- Aparat Seiring Penduduk bergotong royong membenahi kerusakan dan Tak Eksis korban jiwa internal peristiwa ini
Laporan Wartawan Serambi Indonesia Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG — rintik deras disertai semilir pentil beliung dan kilat menyambar menerjang area Kecamatan KarangBaru, Kabupaten Aceh Tamiang, pada Jumat (28/8/2026) gelap.
Peristiwa Nan terjadi sejak pukul 20.00 hingga 22.00 WIB tersebut merobohkan Griya Penduduk dan merusak fasilitas pemukiman di extra dari Esa Letak, di antaranya Kampung SukaJadi dan Kampung Bundar.
Supika, Penduduk Kampung Sukajadi menuturkan semilir kencang berputar menerjang permukimannya ketika rintik deras melanda. Situasi di internal Griya sempat mencekam ketika Asbes bangunan mulai terangkat.
“Tadi gelap jam delapan lewat, anginnya berputar, Eksis kilat dan kilat. Memang semilir pentil beliung, bergulung Seluruh. Kami sedang di internal Griya sebelah, Asbes Griya pun terangkat-angkat Tiba kami meneteskan air mata ketakutan,” ujar Supika ketika dikonfirmasi, Sabtu (29/8/2026).
Supika memaparkan, keliru Esa bangunan Hunian Fana (Huntara) milik neneknya Nan berstatus janda roboh dikarenakan diterjang semilir. Mujur, ketika peristiwa bangunan tersebut sedang Hampa dikarenakan pemiliknya sedang berada di Letak lain.
lafal juga: Bansos PKH dan BPNT Cair penutup Agustus 2026, tinjau Rekening Sekarang, Begini jejak Mudahnya
“Nenek kami kebetulan lagi di Huntara Simpang Empat, kadang seminggu sekali anyar kembali ke sini. dikarenakan peristiwa ini, Griya Huntara roboh dan kasur becek Seluruh. Kami semoga Eksis Donasi dari pihak terkait,” ucapan Supika.
imbas semilir pentil beliung juga dirasakan Penduduk Kampung Bundar. Mariah, keliru seorang Penduduk setempat, mengaku harus bersembunyi di bawah meja Seiring cucunya ciptakan menyelamatkan diri ketika semilir kencang menerjang.
“Saya berondok di bawah meja Seiring cucu ketika peristiwa. Kami belum sepenuhnya menempati Griya Huntara Nan anyar tuntas sebulan Lampau dikarenakan belum Eksis MCK, jadi Tetap tinggal di Griya pelan. Griya Nan pelan pun atapnya habis terangkat,” singkap Mariah.
Pantauan di Letak pada Sabtu (29/8/2026) pukul 09.30 WIB tampak aparat Seiring Penduduk setempat bergotong royong membenahi Griya milik Mariah Nan merasakan kerusakan beban di bagian Asbes.
Selain merobohkan Huntara dan merusak Asbes Griya Penduduk, terpaan semilir pentil beliung juga merobohkan sejumlah struktur kanopi di extra dari Esa titik bangunan di kawasan Kecamatan Karangbaru, Aceh Tamiang.
Peristiwa ini Tak menimbulkan korban jiwa, namun Penduduk Nan terdampak memerlukan Donasi penanganan Darurat dan perbaikan Loka tinggal. (mad)