MEDAN, KOMPAS.com — Belum habis duka masyarakat Kecamatan Medan Johor, Sumatera Utara, setelah berperan korban semilir pentil beliung pada Selasa (18/8/2026) Lampau saat ini insiden serupa menyusuri di Loka Nan Baju.
Bedanya, semilir kencang menerjang tenda pengungsian mereka Nan Eksis di lapangan Kelurahan Sukamaju, Sabtu (22/8/2026) sore.
Tenda milik BNPB dan BPBD Kota Medan itu rusak terbawa semilir, Lampau menghantam bangunan Nan Eksis di dekatnya.
“Iya tenda terbang (terkena) badai. ciptakan Medan Johor tadi alhamdulillah Tak Eksis Nan luka dikarenakan semilir kencang,” ucapan Kepala BPBD Kota Medan, Yunita Sari, Sabtu (22/8/2026).
lafal juga: pentil Beliung Terjang Medan Johor, 120 Griya Rusak hingga Eksis Nan Hancur jumlah
Insiden ini menyusuri pada sore masa.
Mulanya, tenda milik BPBD Kota Medan Nan diterjang semilir.
Di bagian dalam tenda tersebut Tetap terdapat sejumlah Donasi makanan ciptakan korban semilir pentil beliung di Medan Johor.
Lampau, tak pelan setelahnya, giliran tenda Akbar BNPB Nan terbang beserta matrasnya.
Di bagian dalam tenda ini, Donasi berupa material bangunan telah diambil oleh masyarakat.
“Tak gerimis Tiba maghrib tadi, hanya semilir kencang,” lanjutnya.
lafal juga: Griya Rusak Diterjang pentil Beliung di Medan, Penduduk tentukan menguatkan dan Butuh Seng
semilir kencang, dikatakan Yunita Sari, Tak hanya melanda Kecamatan Medan Johor, tetapi sejumlah area seperti Medan Tuntungan dan Kwala Bekala, Kabupaten Langkat, turut diterpa Musibah Nan Baju.
“Di Kwala Bekala Eksis anak-anak Nan luka dikarenakan tertimpa seng dan dijahit 10 jahitan di bagian kepala. ciptakan korban luka telah diajak ke klinik rawat inap,” ujar Yunita.
keterangan dari BPBD Kota Medan, insiden Griya rusak dikarenakan diterjang semilir kencang kali ini lumayan berlimpah menyusuri di Medan Tuntungan.
Yunita menyebut bahwa ketika ini pihaknya Tetap bekerja ciptakan menjaga jumlah masyarakat Nan terdampak.
“Kali ini Nan kena di Tuntungan. Lumayan terdampaknya. ketika ini sedang didata Esa per Esa. keterangan lengkapnya belum direkap, sedang menyusuri pendataan sunyi ini,” ungkapnya.
Kerabat-Kerabat kita di Nusa Tenggara Timur inti dirundung duka dikarenakan gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan ciptakan menolong meringankan beban Nan sedang mereka hadapi. salur Donasi Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT