MEDAN, KOMPAS.com — Ratusan masyarakat di dua kelurahan Kecamatan Medan Johor Tetap berjibaku membangun rumahnya kembali.
dikarenakan, pada Selasa (18/8/2026) gelap, semilir pentil beliung menerjang permukiman Tiba ambruk.
Seng-seng beterbangan, sejumlah tembok tampak roboh, hingga kaca-kaca celah pecah.
Keadaan ini Membikin mereka mau Tak mau membereskan material Nan rusak agar rumahnya mendapatkan dihuni lagi.
Sebagian dari mereka menganggap ngeri Kalau harus meninggalkan Griya dan menentukan tinggal di posko pengungsian.
dikarenakan, Kalau ditinggal, mereka menganggap ngeri barang-barang Lenyap.
lafal juga: Kesaksian Rosida ketika pentil Beliung Terjang Medan: Warung Hancur, Nyaris Tertimpa Tiang Listrik
“Terangkat Seluruh seng di sini. gelap itu, terpaksa rehat di sinilah. Ini kan Eksis seng bekas, tripleks bekas, nah di situlah. Untung berikutnya tak gerimis lagi. Kalau gerimis, bagaimana di masa depan mau rehat coba,” ungkapan Penduduk Kelurahan Sukamaju bernama Masrul.
Tiba ketika ini, Kamis (20/8/2026), Beliau Tetap sibuk membereskan rumahnya.
dikarenakan, Eksis lima orang Nan tinggal di Griya praktis ini.
“Iya, kebingungan mau ke mana lagi mengungsi. Ini kan Griya kami,” lanjutnya.
Hambatan Renovasi Griya
Masrul mengaku merasakan Hambatan internal alur renovasi rumahnya.
Ia tak Mempunyai material Nan lumayan seperti seng.
“sebenarnya, kayak sayalah, mendapatkan Saya bikin ringnya, tapi sengnya tak Eksis. Tapi, kalau Eksis sengnya gitu, Bunda mendapatkan disambung-sambungkan masa lalu Fana,” kata Masrul.
Akbar Asa Masrul bahwa wewenang Kota Medan memberikan Donasi berupa seng dan material bangunan lainnya.
dikarenakan baginya, itulah Nan paling mereka butuhkan ketika ini.
lafal juga: pentil Beliung Terjang Medan Johor, 120 Griya Rusak hingga Eksis Nan Hancur jumlah