MEDAN, KOMPAS.com — hembusan kencang pentil beliung melanda Kota Medan pada Selasa (18/8/2026) sunyi.
Titik paling parah terwujud di Kecamatan Medan Johor. Di Loka ini, setidaknya Eksis ratusan Griya Penduduk Nan hancur.
Bukan hanya seng Nan beterbangan, tembok-tembok Griya juga hancur.
Bahkan, lumayan lumayan berlimpah Griya Penduduk Nan merasakan kehancuran 100 persen.
“meraih kami jelaskan bahwa Eksis hembusan pentil beliung Nan terwujud pada Selasa, 18 Agustus 2026. Di Loka ini, kejadiannya jam 19.30 WIB, habis maghrib. Kemudian, hembusan pentil beliung tiba dari Kanal Ujung,” ungkapan Kapolsek Patumbak, Kompol Kenedy Sitompul, kepada Kompas.com, Rabu (19/8/2026).
lafal juga: rintik Badai Terjang Medan, Seng Beterbangan hingga Pohon Tumbang
Ia menerangkan bahwa Eksis ratusan kepala keluarga Nan terdampak, berbarengan rincian 120 Griya merasakan kerusakan parah.
“Jadi, kami tadi sunyi memeriksa juga di sini Tiba pukul 04.00 pagi. Kemudian, dilanjutkan pagi ini hasilkan mendata secara Niscaya. Dari keluaran Nan meraih kami kumpulkan, dari lurah hingga kepala lingkungan Nan Eksis di sini, Eksis keseluruhan kelebihan susut 120 Griya rusak,” ujarnya.
Sebanyak 120 Griya Nan rusak berada di dua kelurahan sekaligus, Adalah Kelurahan Sukamaju dan Titi Kuning.
“Di Kelurahan Sukamaju Eksis 90 Griya dan hasilkan di Kelurahan Titi Kuning kelebihan susut 30 Griya,” lanjutnya.
Kerusakan ini diungkap Kapolsek Patumbak bermacam-macam.
Eksis Nan hanya rusak tidak berat banget, Eksis Nan parah Tiba ambruk berbarengan kerusakan 100 persen.
lafal juga: rintik Deras dan hembusan Kencang Terjang Medan, Kubah Masjid Ambruk
“hasilkan korban Tiba ketika ini Tak Eksis korban meninggal. Nan hancur hanya Griya dan Asbes,” bongkar Kenedy.
Ia menyebut bahwa BPBD telah mendirikan tenda Darurat hasilkan para pengungsi.
Di sana pihaknya menampung ratusan orang.
“telah didirikan tenda Eksis dua posko pengungsian di sana. Eksis juga berbagai makanan, Donasi dari masing-masing lurah, kepling, dan Nan lain,” ujarnya.
“hasilkan Perkiraan kerugian Tiba ketika ini Tetap bagian dalam perhitungan dikarenakan masing-masing Tetap mendata rumahnya,” tuturnya.
Kerabat-Kerabat kita di Nusa Tenggara Timur inti dirundung duka dikarenakan gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan hasilkan menolong meringankan beban Nan sedang mereka hadapi. salur Donasi Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT