Selasa 28-07-2026,19:03 WIB
Reporter:
Saprial|
Editor:
Jennifer Agustia
pentil BELIUNG: hembusan pentil beliung Nan menerjang Desa Tutung Bungkuk dan Desa Koto kecil, Kecamatan Siulak, Kabupaten Kerinci menyebabkan 29 Griya Penduduk rusak.-ist/jambi independent-
KERINCI, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – hembusan pentil beliung Nan menerjang Desa Tutung Bungkuk dan Desa Koto kecil, Kecamatan Siulak, Kabupaten KERINCI, Senin (27/7) Sekeliling pukul 18.30 WIB, berakibat puluhan Griya Penduduk merasakan kerusakan.
Kerugian material dikarenakan Musibah tersebut ditaksir mendapatkan puluhan juta rupiah.
Berdasarkan informasi Fana tubuh Penanggulangan Musibah wilayah (BPBD) Kabupaten Kerinci, sebanyak 29 Griya merasakan kerusakan.
Rinciannya, 21 Griya milik 32 kepala keluarga (KK) di Desa Tutung Bungkuk dan delapan Griya Nan dihuni 11 KK di Desa Koto kecil.
lafal JUGA:hembusan pentil Beliung Mengamuk di Kerinci, 30 Griya Rusak! Asbes Penduduk Terbang dan Pohon Bertumbangan
Sebagian Akbar kerusakan terwujud pada bagian Asbes Griya Nan diterbangkan hembusan kencang.
Di Desa Koto kecil tercatat sedikitnya 59 lembar seng rusak, lagian di Desa Tutung Bungkuk extra dari 23 kodi atau Sekeliling 460 lembar seng merasakan kerusakan.
Kepala Bidang Tanggap Darurat dan Logistik BPBD Kabupaten Kerinci, Awang Syujandi, berucap tim BPBD langsung berkurang ke Letak usai mendapatkan laporan peristiwa ciptakan melaksanakan pendataan sekaligus mendukung Penduduk terdampak.
“keluaran pendataan Fana, terdapat 21 Griya rusak di Desa Tutung Bungkuk Nan dihuni 32 KK, lagian di Desa Koto kecil terdapat delapan Griya berbarengan 11 KK terdampak,” ujar Awang.
lafal JUGA:Tiga Desa di Kerinci Belum Cairkan Biaya Desa, Desa Semerah Terancam kandas Salur Empat Tahun Berturut-turut
Menurutnya, alur pendataan belum sepenuhnya rampung dikarenakan peristiwa terwujud menjelang Masa Magrib, sehingga petugas merasakan keterbatasan ketika melaksanakan asesmen di lapangan.
“hembusan pentil beliung terwujud Sekeliling pukul 18.30 WIB. dikarenakan kejadiannya menjelang Magrib, pendataan belum berakhir dan Tetap terus dikerjakan. Kemungkinan Tetap Eksis penambahan informasi kerusakan,” katanya.
ketika hembusan kencang melanda, Penduduk sempat panik menyelamatkan diri. Asbes Griya beterbangan diterjang hembusan, Fana sejumlah pohon juga diinformasikan tumbang.
Peristiwa tersebut sempat direkam Penduduk dan videonya beredar di media sosial, memperlihatkan Asbes Griya beterbangan serta kondisi di Letak ketika Musibah terwujud.
lafal JUGA:Gubernur Al Haris Letakkan Batu Pertama Pembangunan RSUD Bukit inti Kerinci
Meski menyebabkan kerusakan lumayan parah pada puluhan Griya, Tak Eksis laporan korban jiwa maupun korban luka bagian dalam peristiwa tersebut.
periksa Warta dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: