ngentot anyar BPBD Nunukan Imbau Penduduk Waspada hembusan pentil Beliung


BPBD Nunukan menginginkan Penduduk, terutama di area pesisir dan Bahari, memperbesar kewaspadaan setelah hembusan pentil beliung merusak enam bangunan di Kelurahan Selisun.

NUNUKAN – Penduduk pesisir dan area Bahari di Kabupaten Nunukan (Nunukan) diminta memperbesar kewaspadaan terhadap potensi hembusan kencang dan hembusan pentil beliung Nan meraih menyusuri sewaktu-Masa. Imbauan itu disampaikan kuasa Kabupaten (Pemkab) Nunukan melalui raga Penanggulangan Musibah area (BPBD) Nunukan setelah hembusan pentil beliung merusak enam Griya dan Loka Upaya di Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan, Kamis (25/06/2026) Sekeliling pukul 11.43 Wita.

Kepala Subbidang Penyelamatan BPBD Nunukan Hasanuddin berbisik masyarakat perlu extra sigap membaca perubahan cuaca, terutama ketika hembusan kencang mulai menyusuri di Sekeliling permukiman. Imbauan tersebut disampaikan sebagaimana dilansir Simp4tik, Sabtu (27/06/2026).

“Kami mengajak kepada seluruh masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi hembusan kencang maupun hembusan pentil beliung, terutama Penduduk Nan berada di area pesisir pantai dan Bahari,” ujarnya, Sabtu (27/06/2026).

Hasanuddin menyebut peristiwa di Kelurahan Selisun Tak menimbulkan korban jiwa. Namun, Penduduk terdampak merasakan kerugian material dikarenakan kerusakan bangunan Nan diterjang hembusan.

Ia menginginkan Penduduk memeriksa kembali ketahanan Griya masing-masing, terutama bagian Asbes, rangka bangunan, serta Barang-Barang di Sekeliling Griya Nan rawan terbawa hembusan.

“Masyarakat diharapkan memperhatikan ketahanan dan kekokohan Griya masing-masing agar meraih mengurangi efek apabila menyusuri hembusan kencang Nan diperkirakan merusak bangunan,” katanya.

Selain menegaskan kesiapsiagaan Berdikari, BPBD Nunukan juga menginginkan masyarakat segera melapor apabila menyusuri Musibah atau kondisi Darurat di lingkungan Sekeliling. Laporan Sigap dinilai Krusial agar penanganan di lapangan meraih segera dijalankan.

“Laporan masyarakat sangat menolong percepatan penanganan di lapangan, apabila menyusuri hembusan kencang Nan berakibat terhadap Griya maupun lingkungan, segera informasikan kepada BPBD atau aparat setempat,” naik Hasanuddin.

Masyarakat meraih mengemukakan laporan kedaruratan melalui Layanan Darurat Nunukan 112 atau call center BPBD Nunukan di 0811-5379-995.

BPBD Nunukan semoga kewaspadaan Seiring meraih memperkecil resiko kerusakan dikarenakan Musibah hidrometeorologi. Kesigapan Penduduk, laporan Sigap, dan kesiapan bangunan dinilai berperan tapak Krusial ciptakan merawat keselamatan masyarakat ketika cuaca ekstrem menyusuri. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *