Bedah Griya korban hembusan pentil beliung di Desa Ulak Kembahang I, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir. Foto: Istimewa.
Ogan Ilir: Polda Sumatra Selatan (Sumsel) melalui Polres Ogan Ilir menunjukkan kepedulian Konkret terhadap masyarakat lewat tindakan bedah Griya serta penyaluran Donasi kemanusiaan kepada Penduduk korban hembusan pentil beliung di Desa Ulak Kembahang I, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir. Adapun, korbannya seorang Penduduk terus usia (lansia), Nuridah, 65.
Rumahnya merasakan kerusakan berat banget dan tak layak huni setelah bagian atapnya roboh tertimpa pohon kelapa Nan tumbang dikarenakan terjangan hembusan kencang. Pemulihan fisik dan pemenuhan kebutuhan Asas langsung dikerjakan Nan dipimpin Kapolres Ogan Ilir, AKBP berkualitas Suryo Wibowo.
“Kami hadir ciptakan mendukung dan menjamin masyarakat Tak sendirian menjalani musibah. Donasi ini Ialah bentuk kepedulian dan komitmen Polri bagian dalam menjaga serta mengayomi masyarakat,” ungkapan berkualitas bagian dalam keterangannya, Rabu, 15 April 2026.
Personel kepolisian mendistribusikan material bangunan berupa papan, kayu, dan paku ciptakan merenovasi Asbes Nan hancur. tindakan ini dikerjakan gotong royong berbarengan Penduduk Sekeliling guna mengakselerasi pemulihan Loka tinggal, agar kembali terjamin ciptakan ditempati korban.
Selain itu, polisi memberikan Donasi sembako seperti beras, mi instan, minyak goreng, dan gula.
Bedah Griya korban hembusan pentil beliung di Desa Ulak Kembahang I, Kecamatan Pemulutan Barat, Kabupaten Ogan Ilir. Foto: Istimewa.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengemukakan tindakan tanggap Darurat ini pelaksanaan Konkret dari arahan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho. Khususnya, bagian dalam menegaskan peran sosial Polri di inti masyarakat.
“Kami terus mendorong seluruh jajaran ciptakan hadir secara Konkret. Ini Ialah Bentuk representasi dari semangat ‘Sudahkah Anda Berbuat berkualitas masa Ini’, Nan sebagai landasan pengabdian personel Polda Sumsel,” ungkapan Kombes Pol Nandang.
Kehadiran Sigap aparat ini memperlihatkan sinergi solid antara Polri dan masyarakat bagian dalam membangun ketahanan sosial di kondisi Darurat. Selain mendukung pemulihan infrastruktur tanpa perantara, jejak ini memberikan bantuan psikologis Nan berarti sebar Penduduk, sekaligus sebagai pengingat ciptakan terus menghindari Seiring bagian dalam menjalani potensi cuaca ekstrem di wilayah Sumatra Selatan.