ngentot anyar Viral Pusaran hembusan di Bromo, BPBD Pastikan Bukan pentil Beliung – Jatimnet.com


JATIMNET.COM, Probolinggo – Rekaman video Nan memperlihatkan pusaran hembusan mengangkat debu dan pasir di kawasan Lautan Pasir Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, viral di media sosial. Fenomena Nan sekilas menyerupai tornado berukuran Mini itu dikonfirmasi bukan hembusan pentil beliung, melainkan dust devil atau pusaran hembusan mini Nan lazim terwujud ketika musim kemarau.

Video tersebut direkam oleh seorang wisatawan di kawasan Kaldera Gunung Bromo, Dusun Cemorolawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura. bagian dalam rekaman itu terlihat pusaran hembusan berputar lumayan kencang Sembari membawa debu dan pasir hingga lumayan melimpah orang meter ke udara.

Kemunculan fenomena tersebut lumayan baik perhatian para wisatawan Nan berada di Letak. Mereka menentukan menyaksikan peristiwa itu dari jarak terjamin. sebar Penduduk maupun pedagang di Sekeliling kawasan wisata Bromo, kemunculan pusaran hembusan seperti itu bukan hal Nan asing.

lafal: Bromo Memutih, Embun Upas Hadirkan Nuansa Musim adem Eropa 

Mereka mengaku fenomena serupa kerap tampak ketika cuaca terik pada musim kemarau, terutama di hamparan Lautan Pasir Gunung Bromo.

Kepala Pelaksana raga Penanggulangan Musibah wilayah (BPBD) Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, memaparkan pusaran hembusan Nan viral tersebut merupakan dust devil, bukan hembusan pentil beliung. Fenomena itu terbentuk dikarenakan permukaan pasir Nan merasakan pemanasan intensif oleh sinar Mentari.

“Fenomena ini bukan pentil beliung, tetapi dust devil atau pusaran hembusan berukuran mini. Ini terwujud dikarenakan permukaan pasir di kaldera mendapatkan gerah Mentari secara intensif. Hal itu Membikin udara gerah tumbuh berbarengan Sigap dan membentuk pusaran Nan mengangkat debu serta pasir halus,” ujar Oemar, Jumat, 10 Juli 2026.

lafal: Liburan di Bromo, Wisatawan Juga meraih Wisata Budaya Griya Budaya Etnis Tengger 

Menurut Oemar, dust devil merupakan fenomena alam Nan Biasa terwujud di kawasan Lautan Pasir Gunung Bromo selama musim kemarau. Berbeda berbarengan hembusan pentil beliung, pusaran hembusan mini tersebut umumnya Tak menimbulkan kerusakan.

Meski demikian, BPBD Kabupaten Probolinggo tetap menegur wisatawan agar Tak mendekati pusaran hembusan apabila menjumpainya ketika berkunjung ke Gunung Bromo.

“Kami menganjurkan wisatawan tetap damai apabila menyaksikan dust devil. Jangan mendekati pusaran hembusan, menjauh dari arah pergerakannya, dan cita hingga fenomena tersebut berlalu,” katanya.

lafal: Rest Area Bromo Safety Initiative Formal Beroperasi, Perkuat Keselamatan Wisatawan  

Selain memelihara jarak dari pusaran hembusan, wisatawan juga disarankan memanfaatkan masker, kacamata pelindung, jaket, serta tabir surya. Perlengkapan tersebut dinilai meraih mendukung menyusutkan imbas debu Nan beterbangan dan paparan sinar Mentari selama beraktivitas di kawasan Bromo.

BPBD Kabupaten Probolinggo semoga seluruh pengunjung terus mengutamakan keselamatan berbarengan mematuhi arahan petugas di lapangan. Kewaspadaan tetap diperlukan, terutama pada musim kemarau ketika fenomena dust devil extra sering tampak di kawasan Lautan Pasir Gunung Bromo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *