RRI.CO.ID, Sampang – BPBD Kabupaten Sampang memutuskan sejumlah kecamatan bagian dalam keadaan rawan Musibah dikarenakan cuaca ekstrem Nan mengintai di Masa pancaroba. wilayah pesisir Nan sedia dan dataran besar pegunungan saat ini berperan perhatian Primer. Karakteristik geografis ini Membikin kedua wilayah tersebut rentan berperan jalur lintasan semilir pentil beliung.
Mohammad Hozin, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, menegaskan bahwa potensi kerusakan bangunan dan ancaman keselamatan jiwa bertambah drastis selama fase peralihan ini.
“Masyarakat di pesisir dan pegunungan Ialah Nan paling terdampak. Kami menginginkan kewaspadaan dioptimalkan berkali-kali lipat sebelum kita akurat-akurat memasuki ke musim kemarau,” bongkar Hozin, Kamis 30 April 2026.
Pola iklim di Kabupaten Sampang diprediksi merasakan perubahan besar tahun ini. raga Penanggulangan Musibah wilayah (BPBD) setempat juga menegaskan bahwa setelah melewati Masa pancaroba hingga pertengahan Mei, Sampang akan memasuki fase kemarau garing,kondisi Nan berbeda terpencil dibanding kemarau becek pada tahun sebelum itu.