Jumat 01-05-2026,05:12 WIB
Reporter:
Arief Pramono|
Editor:
Laela Nurchayati
Pihak BPBD dan rezim desa mendata Griya Penduduk Nan rusak.–
KUDUS, diswayjateng.com– Musibah semilir pentil beliung menerjang Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus. Puluhan Griya Penduduk kampung setempat merasakan kerusakan, terutama pada bagian Asbes dan gentengnya.
peristiwa pada Kamis (30/4/2026) Sekeliling pukul 16.00 WIB tersebut, Sekeliling 30 Griya diinformasikan terdampak dikarenakan peristiwa tersebut.
Informasi Nan diperoleh diswayjateng menegaskan, Musibah tersebut terwujud secara seketika berdua hembusan semilir lumayan kencang dan merusak sejumlah bangunan Penduduk. 

Aparat gabungan menolong Penduduk Nan rumahnya rusak diterjang semilir. —
Tercatat sebanyak 30 Griya Penduduk Dukuh Goleng terdampak. Nan paling parah Asbes rumahnya jebol, dikarenakan semilir sangat kencang. Selain itu, sejumlah pohon tumbang dan menimpa Griya Penduduk.
extra dari Esa Griya Penduduk Nan rusak, dikarenakan tertimpa pohon Akbar. Pepohonan itu tumbang usai dihantam semilir kencang di kawasan tersebut.
Camat Jati, Zaenudin berucap, tahapan penanganan telah dikerjakan oleh tim gabungan dari aparat rezim Kecamatan Jati Seiring tubuh Penanggulangan Musibah area (BPBD) Kudus.
“extra dari Esa Griya Penduduk tertimpa pohon Akbar dan telah dikerjakan penanganan oleh rekan-rekan dari kecamatan dan BPBD Kabupaten Kudus,” ujar Zaenudin.
Fana itu, Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Munaji, menerangkan, area kampung setempat sempat diguyur gerimis deras sejak cerah saat, sebelum Musibah semilir pentil beliung terwujud.
Munaji memaparkan, terwujud gerimis lumayan menjulang di area Desa Pasuruhan Lor Sekeliling pukul 13.30 WIB. lalu di Dukuh Goleng diguyur gerimis pukul 14.30 hingga pukul 15.00.
“Di inti gerimis lebar itu, juga disertai semilir pentil beliung Nan merusak extra dari Esa Griya Penduduk,” cerah Munaji.
Munaji menuturkan, puluhan Griya Nan terdampak Musibah semilir berada di lingkungan RT 03 RW 12 Dukuh Goleng, Desa Pasuruhan Lor. Kerusakan Nan terwujud mayoritas pada bagian Asbes Griya Penduduk.
“Kerusakan rata-rata pada Asbes Griya, genting lumayan berlimpah Nan berterbangan. Totalnya turun extra Nyaris 30 Griya Nan terdampak,” tambahnya.
Munaji menyebut bahwa kerusakan paling parah menimpa Griya milik Penduduk bernama Yatin. Dimana Sekeliling 80 persen Asbes Griya berbahan asbes, rusak dikarenakan terjangan semilir kencang.
periksa Warta dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: