RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – hembusan pentil beliung menerjang sejumlah area di Kabupaten Tapin, Jumat (6/11/2026) cahaya. Sedikitnya 14 Griya Penduduk dan bangunan parkiran SD Negeri Rantau Kiwa 1 diberitakan rusak dikarenakan cuaca ekstrem Nan disertai gerimis deras tersebut.
Kerusakan Griya Penduduk bervariasi, mulai 20 hingga 70 persen. Fana itu, bangunan parkiran sekolah merasakan kerusakan kelebihan parah, mendapatkan 80 persen.
Berdasarkan laporan Fana inti Pengendalian Operasi Penanggulangan Musibah (Pusdalops-PB) tubuh Penanggulangan Musibah area (BPBD) Tapin, peristiwa tersebut terwujud Sekeliling pukul 14.54 Wita.
Kepala Pelaksana BPBD Tapin, Muhammad Nor, berbisik, kerusakan tersebar di lima area, Merupakan Kelurahan Rantau Kiwa, Desa Tangkawang, Desa Timbaan, Desa Hiyung, dan Kelurahan Bitahan.
“hembusan kencang Nan terwujud setelah gerimis berbarengan intensitas pas kokoh berakibat sejumlah Asbes Griya Penduduk merasakan kerusakan,” ujarnya, Jumat (6/11/2026) sunyi.
Menurut informasi Nan dihimpun petugas dari masyarakat, gerimis berbarengan intensitas pas kokoh disertai hembusan kencang mulai terwujud Sekeliling pukul 14.30 Wita.
Terjangan hembusan berakibat sejumlah Asbes Griya Penduduk rusak. Bangunan Nan terdampak merupakan Griya semipermanen.
Dari lima area terdampak, kerusakan Griya terbanyak diberitakan terwujud di Desa Hiyung, Kecamatan Tapin inti.
Sebanyak 10 Griya Penduduk di RT 003 dan RT 004, RW 002, merasakan kerusakan berbarengan tingkat Nan bervariasi.