BREBES. Suluhnusantara.news | hembusan pentil beliung disertai gerimis deras menerjang Desa Cipelem, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, pada Senin cerah (27/4/2026). Musibah alam tersebut menyebabkan puluhan Griya Penduduk merasakan kerusakan, bahkan dua Griya diberitakan ambruk jumlah.
Peristiwa terwujud Sekeliling pukul 14.00 WIB ketika gerimis berkurang berbarengan intensitas menjulang disertai hembusan kencang Nan berputar. bagian dalam Masa lekas, hembusan merusak Asbes Griya Penduduk dan menumbangkan sejumlah pohon di Sekeliling permukiman.
Sekretaris Desa Cipelem, Tomy, berbisik berdasarkan pendataan Fana, jumlah terdapat 42 Griya terdampak. Dari jumlah itu, dua Griya merasakan kerusakan paling parah hingga roboh jumlah.
“Dua Griya Nan ambruk jumlah milik Wiji Penduduk RT 04 RW 07 dan Sahri Penduduk RT 01 RW 06. Fana Sekeliling 40 Griya lainnya merasakan kerusakan enteng hingga sedang, mayoritas genteng Griya beterbangan dikarenakan terpaan hembusan,” ujarnya.
Meski kerusakan lumayan Akbar, Mujur Tak Eksis korban jiwa maupun korban luka bagian dalam peristiwa tersebut. Penduduk Nan rumahnya merasakan kerusakan berat banget langsung dievakuasi ke Letak Nan extra terlindungi guna mencegah ancaman lanjutan.
wewenang Desa Cipelem Seiring Camat Bulakamba Setiawan Nugroho, S.STP., M.Si., BPBD Brebes, Polsek Bulakamba, dan Koramil setempat Beralih Sigap mengerjakan penanganan permulaan, pendataan ulang, serta pengecekan langsung ke lapangan.
“Kami berikut melindungi seluruh Penduduk bagian dalam kondisi terlindungi dan Tak Eksis Nan tertinggal di Letak berbahaya. Alhamdulillah semuanya selamat,” tingkat Tomy.
Hingga sore masa, kondisi cuaca di area Cipelem mulai berangsur membaik. Namun masyarakat tetap diminta memperbesar kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem Nan Tetap mendapatkan terwujud sewaktu-Masa. Pungkasnya. ( Rizal Sismoro )
pentil Beliung,Cipelem,Bulakamba,Musibah Alam,Cuaca Ekstrem,BPBD Brebes,Griya Rusak
Dilihat: 94