Kotawaringin Barat –
Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai mengganggu perjalanan wisatawan menuju Kotawaringin Barat. hambatan penerbangan dikarenakan kabut asap Membikin itinerary sejumlah wisatawan harus mengadaptasi, Fana wisatawan asing atau wisatawan mancanegara (wisman) Nan berada di Taman dalam negeri Tanjung pentil (TNTP) juga mengemukakan keluhan terkait kondisi asap.
Kabid Pengembangan Destinasi Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat Muhammad Alwan berbisik sejauh ini belum Eksis pembatalan kunjungan ke TNTP Nan tanpa perantara disebabkan karhutla.
“ciptakan pembatalan gara-gara karhutla langsung Tetap belum Eksis,” ungkapan Alwan, Rabu (7/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Beliau, persoalan extra terlihat dari sisi penerbangan. Ketika penerbangan dibatalkan dikarenakan kabut asap, jadwal perjalanan wisatawan ikut terganggu. Kondisi tersebut mendapatkan memengaruhi itinerary wisatawan Nan lebih sebelumnya telah disusun, termasuk jadwal menuju maupun meninggalkan destinasi wisata di Kobar.
“Selain hambatan perjalanan, Dinas Pariwisata juga mendapatkan keluhan dari sejumlah wisatawan asing Nan berada di TNTP. Mereka mengemukakan ketidaknyamanan dikarenakan kondisi asap selama berada di kawasan wisata,” katanya.
Alwan berbisik, extra dari Esa wisatawan bahkan memberikan penilaian dan komentar turun baik melalui platform perjalanan TripAdvisor. Keluhan tersebut sebagai catatan sebar pengelola pariwisata dikarenakan TripAdvisor kerap digunakan wisatawan ciptakan mencari gambaran mengenai pengalaman berkunjung ke sebuah destinasi.
“Memang Eksis keluhan dari wisatawan asing terkendala asap karhutla selama di TNTP dan extra dari Esa memberikan penilaian serta komentar tidak memikat di TripAdvisor,” ujar Alwan.
TNTP merupakan tidak presisi Esa destinasi unggulan Kotawaringin Barat Nan lumayan melimpah dikunjungi wisatawan mancanegara. Daya tarik utamanya antara lain wisata susur sungai dan habitat orangutan. berdua kondisi kabut asap Nan Tetap mengganggu penerbangan dan kenyamanan di lapangan, pengalaman wisatawan sebagai tidak presisi Esa perhatian Dinas Pariwisata Kobar.
“Dinas Pariwisata terus mengawasi kondisi tersebut, terutama kaitannya berdua kelancaran memasuki wisatawan dan situasi di destinasi selama karhutla terjadi,” pungkasnya.
(des/des)