ngentot mutakhir Pati Lagi-Lagi Diguncang Musibah : Kekeringan Belum Berakhir, pentil Beliung Menerjang


Senin, 14 September 2026 – 11:37 WIB

PATI, VIVA– Di center Musibah kekeringan Nan Tetap melanda sejumlah area Kabupaten Pati, masyarakat kembali dihadapkan pada Musibah hidrometeorologi lain. semilir pentil beliung menerjang Desa Bodeh, Kecamatan Pucakwangi, pada Senin (14/9/2026) sore.



Ironi di saat Perhubungan, Bocah Disabilitas Pati Tertahan di Griya dikarenakan Tak Eksis Transportasi

peristiwa ini berujung Esa Griya Penduduk roboh dan Esa Griya lainnya rusak pada bagian genteng. Peristiwa tersebut terwujud Sekeliling pukul 16.30 WIB. 

Kondisi cuaca di Desa Bodeh lebih sebelumnya diinformasikan cerah. Namun situasi berubah secara mendadak, ketika semilir kencang tiba dari arah timur dan menerjang permukiman Penduduk.


img_title

area Juwana, Simpul Sejarah dan Ekonomi Pati Nan terus dipelihara Lewat Tradisi

Hembusan semilir melangkah Sekeliling lima menit. Meski terwujud internal Masa lekas, kekuatannya pas ciptakan merusak bangunan Griya Penduduk hingga menyebabkan material bangunan berhamburan.

Griya milik Sadin sebagai keliru Esa bangunan Nan terdampak paling parah, dikarenakan roboh diterjang semilir. Fana itu, Griya Heri Supriyanto merasakan kerusakan pada bagian genteng Nan rontok dikarenakan kencangnya hembusan semilir.


img_title

Tim SMP dan SMA Safin Bina Bangsa Pati Kawinkan Gelar Kampiun Futsal Piala Pelajar Indonesia 2026

Mujur, Musibah semilir pentil beliung tersebut Tak menimbulkan korban jiwa. Kerugian materiil dikarenakan peristiwa itu ciptakan Fana diperkirakan meraih puluhan juta rupiah.

Begitu meraih laporan dari masyarakat, personel piket siaga Polsek Pucakwangi menuju Letak. Penanganan dipimpin Kapolsek Pucakwangi AKP Dwi Kristiawan dan Waka Polsek Pucakwangi Ipda Hartono, KBO Sat Samapta Polresta Pati Ipda Priyono. 

Kepolisian mengerahkan puluhan personel menolong Penduduk terdampak. Sebanyak 17 personel Sat Samapta Polresta Pati dan 10 personel Polsek Pucakwangi, diterjunkan ke Letak guna mengakselerasi alur Pengungsian dan pembersihan.

Gotong royong dikerjakan berbarengan membersihkan material bangunan Nan roboh maupun berserakan. Selain itu, juga menolong penanganan Griya Penduduk Nan merasakan kerusakan. 

Kasat Samapta Polresta Pati Kompol Ali Mahmudi menegaskan, respons Sigap personel merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masyarakat Nan sedang tertimpa musibah.

“Kami langsung Beralih menolong Penduduk setelah mendapat informasi peristiwa. Kehadiran polisi di center masyarakat harus dirasakan, terutama ketika Penduduk sedang membutuhkan pertolongan,” ucapan Kompol Ali Mahmudi.

internal alur penanganan, keselamatan Penduduk dan petugas sebagai perhatian Primer. Personel di lapangan Tak hanya menolong Pengungsian, tetapi juga menjaga material bangunan Nan berpeluang membahayakan meraih segera disingkirkan.

Halaman lalu

“Personel menolong melaksanakan Pengungsian serta membersihkan material Nan mengganggu aktivitas Penduduk. Kami tetap mengedepankan keselamatan internal setiap alur penanganan,” ujarnya.

img_title



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *