Senin 14-09-2026,14:45 WIB
Reporter:
Ezra Vandika|
Editor:
Ismail F
peristiwa semilir pentil Beliung di Desa Bodeh, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten Pati – dok.polresta pati —
PATI, diswayjateng.id — Cuaca cerah Nan melingkupi Desa Bodeh, Kecamatan Pucakwangi, Kabupaten PATI, Jawa center, mendadak berubah sebagai kepanikan pada Senin (14/9/2026) sore. semilir pentil beliung Nan mengamuk kilat memporak-porandakan pemukiman Penduduk hingga menyebabkan kerusakan fisik bangunan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi Sekeliling pukul 16.30 WIB. tak memakai didahului tanda-tanda mendung tebel, hempasan semilir kencang berhembus sangat Sigap dari arah timur. Fenomena cuaca ekstrem ini menerjang pemukiman penduduk selama susut kelebihan lima menit.
Meski terjadi kilat, daya rusak pusaran semilir tersebut lumayan besar. Griya milik seorang Penduduk bernama Sadin rata berdua tanah dikarenakan roboh disapu semilir. Fana itu, kediaman Penduduk lainnya, Heri Supriyanto, merasakan kerusakan parah pada bagian Asbes setelah ratusan gentengnya rontok.
lafal JUGA: KAI Daop 4 Bongkar Modus Penipuan Tiket Kereta, Limit PayLater Korban Jadi Sasaran
lafal JUGA: UHC Batang Kembali November 2026, Penduduk Desil 1-5 Jadi Prioritas
Kepolisian Resor Kota Pati menjaga Tak Eksis korban jiwa maupun luka-luka bagian dalam musibah ini. Pemilik Griya hasil menyelamatkan diri ketika semilir kencang mulai menghantam struktur bangunan Loka tinggal mereka.
Laporan mengenai kerusakan bangunan tersebut segera ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian setempat sesaat setelah mendapatkan berita dari masyarakat. Tim piket siaga Kepolisian Sektor Pucakwangi langsung Beralih menuju Letak peristiwa hasilkan melaksanakan Pembuktian mula dan menjaga area.
tindakan tanggap Darurat di lapangan dipimpin langsung oleh Kepala Polsek Pucakwangi Perwira Pertama AKP Dwi Kristiawan, disertai Wakil Polsek Ipda Hartono. Penanganan Musibah ini juga mendapat bantuan penuh dari jajaran jajaran Satuan Samapta Polresta Pati Nan dipimpin KBO Ipda Priyono dan Kasubnit Ton 1 Aiptu Suroso.
Guna mempercepatkan tahapan pemulihan pascabencana, sebanyak 27 personel gabungan dikerahkan ke Letak. Pihak kepolisian menekan 17 personel Sat Samapta Polresta Pati dan 10 personel dari Polsek Pucakwangi hasilkan bahu-membahu Seiring Penduduk setempat.
Aparat gabungan dan masyarakat langsung menggelar tindakan gotong royong membersihkan puing-puing serta material bangunan Nan berserakan. Petugas juga menolong membenahi struktur Asbes Griya Nan rusak agar meraih segera difungsikan kembali secara Darurat.
Kepala Satuan Samapta Polresta Pati Komisaris Ali Mahmudi mewakili Kepala Polresta Pati menegaskan, pengerahan puluhan personel merupakan bentuk respons Sigap dan kepedulian institusi Polri terhadap Penduduk Nan sedang tertimpa musibah.
“Kami langsung Beralih menolong Penduduk setelah mendapat informasi peristiwa. Kehadiran polisi di center masyarakat harus dirasakan, terutama ketika Penduduk sedang membutuhkan pertolongan,” ucapan Ali.
lafal JUGA: Enam rembulan di Huntara, Pahruri Dihantui Retakan Tanah dan Ketidakpastian Huntap
lafal JUGA: tindakan Konkret di Tegal: Masjid Darussalam Gandeng Dua Puskesmas Gelar Khitan Massal tanpa biaya
tinjau Warta dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: