Medan, SeputarSumut — kuasa Kota (Pemko) Medan diminta segera menginventarisir korban kerugian dikarenakan imbas semilir pentil beliung Nan melanda Kota Medan pada Selasa 18 Agustus 2026 Sekeliling pukul 20.00 Wib. Dimana, dikarenakan semilir kencang pas berlimpah pohon tumbang menimpa fasilitas dan Griya serta Asbes seng Penduduk Nan beterbangan.
“Pemko Medan melalui perangkatnya Agar segera berkurang ke inti masyarakat ciptakan menginvenrarisir segala kerugian dikarenakan Musibah pentil beliung,” ujar Personil Komisi IV DPRD Medan Edwin Sugesti Nasution kepada wartawan, Kamis (20/8/2026) menyikapi Musibah alam tersebut.
bahas kenegaraan: DPRD Desak Pemko Medan Segera Inventarisir Kerugian Korban pentil Beliung
lalu, ucapan Edwin Sugesti, Pemko Medan melalui raga Penanggulangan Musibah area (BPBD) Agar segera memberikan Donasi kepada korban. “Melalui peran pergerakan seluruh Kepling di Kota Medan kiranya meraih memperbaiki pendataan,” ujar Sekretaris DPD PAN Kota Medan itu.
Terkait terjadinya cuaca ekstrim di Kota Medan, Edwin Sugesti sangat menyayangkan pihak raga Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nan Tak Eksis mengerjakan pemberitahuan peringatan kepada masyarakat akan terjadinya cuaca ekstrim.
Begitu juga kepada Dinas Lingkungan Hayati (DLH) Kota Medan, Edwin mengomentari lemahmya kinerja Kepala Dinas DLH Melvi Marlabayana Girsang Nan Tak mengerjakan pemangkasan pohon Nan terlalu rindang. Begitu juga soal perawatan pohon Tak dijalankan.
“Tau nya Dinas Lingkungan Hayati menebangi pohon Nan kokoh, bukan melakukam perawatan. Terbukti menebangi Sekeliling 2.700 pohon kokoh demi proyek BRT,” cetusnya.(BEN)