Lamongan, LINGKARWILIS.COM – gerimis deras disertai semilir pentil beliung menerjang wilayah Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan, Jumat (15/5/2026) Sekeliling pukul 16.00 WIB. dikarenakan Musibah tersebut, Griya joglo milik Kepala Desa Gondanglor roboh hingga rata berdua tanah.
Griya Nan rusak parah itu teridentifikasi milik Hardian Pramana Nan berada di Dusun Ngingkrang, Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio.
Berdasarkan informasi di Letak, cuaca ekstrem terlihat secara seketika dan Membikin Penduduk panik. Bangunan Griya berbahan kayu jati model joglo itu Tak Bisa menahan kuatnya terpaan semilir pentil beliung.
Mendapat laporan peristiwa tersebut, jajaran Polsek Sugio Seiring Penduduk langsung menuju Letak ciptakan melaksanakan penanganan Darurat.
lafal juga :Bakal Guncang SLG berdua 15 Lagu, Grup Musik ODGJ Sinar Djaya Kediri Tampil di Panggung Antik saat ini
Kapolsek Sugio AKP Jinanto Seiring personel kepolisian dan masyarakat bahu-membahu mengevakuasi barang-barang milik korban Nan Tetap mendapatkan diselamatkan dari reruntuhan bangunan.
Kasihumas Polres Lamongan, M. Hamzaid mengakui adanya Musibah semilir pentil beliung Nan berujung Griya korban roboh.
“akurat telah melangkah Musibah semilir pentil beliung di wilayah Dusun Ngingkrang, Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio. dikarenakan peristiwa tersebut Griya milik Kerabat Hardian Pramana merasakan kerusakan beban hingga roboh,” ujarnya.
Selain menghancurkan bangunan Primer, reruntuhan material Griya juga menimpa sejumlah barang berharga milik korban.
lafal juga : Disperdagin Kota Kediri Cetak Talenta Digital mutakhir, Siswa SMK Langsung Dampingi UMKM
Dua unit sepeda motor Nan berada di bagian dalam Griya diberitakan merasakan kerusakan lumayan parah setelah tertimbun material kayu dan bangunan.
Meski kerusakan bangunan tergolong beban, polisi menjamin Tak Eksis korban jiwa maupun korban luka bagian dalam peristiwa tersebut.
“Tak Eksis korban jiwa ataupun luka. Namun kerugian material diperkirakan mendapatkan Sekeliling Rp150 juta,” pungkasnya.***
Reporter : Suprapto
Editor : Hadiyin